SuaraSumbar.id - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, memberikan tanggapan terhadap film dokumenter Dirty Vote yang menjadi perbincangan hangat di masyarakat.
Menurut Hasto, film tersebut berhasil merefleksikan dinamika politik yang sebenarnya terjadi di lapangan, termasuk keberpihakan dan potensi kecurangan dalam penyelenggaraan pemilu.
Dalam pernyataannya, Hasto mengatakan, "Film ini mampu mengungkapkan berbagai kecurangan Pemilu yang dilakukan secara masif, dengan campur tangan kekuasaan Istana yang sangat kental."
Beliau menambahkan bahwa Dirty Vote tidak hanya mengkritik manipulasi hukum di Mahkamah Konstitusi (MK), tetapi juga menyoroti dukungan negara terhadap pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Gibran, serta tekanan pada pihak-pihak yang seharusnya bertindak netral, termasuk penyalahgunaan anggaran negara.
Hasto menegaskan bahwa pemilu seharusnya dijalankan dengan sakral dan damai, namun kecurangan yang terjadi akan merusak prinsip tersebut.
"Satyam Eva Jayate (kebenaran pasti akan menang)," ujar Hasto, mengakhiri pernyataannya dengan pesan kuat terhadap siapa pun yang berupaya melakukan manipulasi dan kecurangan dalam pemilu, bahwa mereka akan berhadapan dengan kekuatan rakyat.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Komentar Sekjen PDIP soal Film Dirty Vote: Gak Nyangka Jokowi Berubah
-
Setelah Pemilu dan Pilpres, PDIP Diprediksi Tarik Semua Kadernya dari Kabinet Jokowi
-
JK Sudah Nonton Dirty Vote: Banyak Kejadian yang Tak Tercatat
-
Pemakzulan Jokowi, Sekjen PDIP: Dia Harus Introspeksi Kapan Jadi Presiden dan Kapan Jadi Ayah Gibran
-
Sekjen Gerindra ke Sekjen PDIP: Meski Pintu Depan Tertutup, Jendela Harus Dibuka
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik
-
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
-
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
-
Terbang Makin Nyaman, Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Tawarkan Layanan Premium Medical Check Up