SuaraSumbar.id - Faisal Basri, Ekonom Senior dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), mengeluarkan seruan untuk membujuk sejumlah menteri dalam kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar mengundurkan diri.
Seruan ini muncul sebagai akibat dari kekecewaan terhadap kebijakan pemerintahan Jokowi yang dianggap merugikan masyarakat, serta dugaan keterlibatan pemerintah dalam mendukung pasangan calon nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, dalam Pilpres 2024.
Salah satu isu yang menjadi perhatian Faisal adalah masalah utang negara.
Menurutnya, di bawah kepemimpinan Jokowi, utang Indonesia telah mencapai sekitar Rp8 kuadriliun atau Rp8.000 triliun.
Hal ini disebabkan oleh banyaknya proyek infrastruktur yang dibangun oleh pemerintah tanpa upaya yang cukup untuk meningkatkan pendapatan.
Faisal juga memperkirakan bahwa jika Prabowo terpilih sebagai presiden, utang Indonesia bisa meningkat menjadi dua kali lipat, yaitu sekitar Rp16 ribu triliun. Akibatnya, utang ini akan menjadi beban generasi muda Indonesia.
Faisal mengajak untuk bersama-sama membujuk sejumlah menteri, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan beberapa menteri lainnya, agar mereka mundur dari kabinet. Menurut Faisal, tindakan ini akan memiliki dampak besar, terutama dari segi moral.
Faisal mengklaim bahwa ia telah mendengar kabar bahwa Sri Mulyani paling siap untuk mengundurkan diri dari Kabinet Indonesia Maju.
Namun, ia menambahkan bahwa Sri Mulyani menunggu saat yang tepat, dan ia berharap saat yang tepat tersebut akan segera tiba, seperti yang terjadi pada masa pemerintahan Presiden Soeharto di mana banyak menteri mundur.
Baca Juga: Khofifah Dukung Prabowo - Gibran, Mahfud MD: Tidak Apa-apa Manuver seperti Itu
Sementara itu, Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo telah menepis kabar tentang pengunduran diri Sri Mulyani.
Melalui media sosial, Prastowo menjelaskan bahwa tidak ada pernyataan resmi dari Sri Mulyani mengenai pengunduran dirinya, meskipun ada rumor yang beredar.
Sri Mulyani tetap menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dalam menjaga keuangan negara.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Khofifah Dukung Prabowo - Gibran, Mahfud MD: Tidak Apa-apa Manuver seperti Itu
-
AHY Ungkap Kenapa Pilih Prabowo: Demokrat di Koalisi Lama Diperlakukan Tak Beretika
-
Ganjar - Anies Semakin Akrab, Sekjen PDIP: Disatukan oleh Penindasan
-
Ada Kader PPP Membelot ke Mantan Pasangannya Dulu, Sandiaga Uno: Kami Tetap Ganjar - Mahfud MD
-
Klaim Hoaks Video Viral Pembicaraan Pejabat Batubara Dukung Capres 02
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja
-
Penyelundupan 2 Ton Solar Subsidi ke Jambi Digagalkan, Disamarkan dalam Karung Pupuk dan Fiber Ikan
-
298 Pelanggaran Tertangkap Kamera ETLE Polda Sumbar, 200 Surat Konfirmasi Dikirim
-
Terungkap Dugaan Praktik Mucikari di Padang, Satu Pria Dibawa ke Polda
-
Jaga Kesehatan Keluarga, BRI Berikan Healthcare Privilege Eksklusif Bersama Prodia