SuaraSumbar.id - Pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) menyampaikan misi buat kesejahteraan dan tumbuh kembang anak-anak Indonesia.
Misi yang berisi program untuk mewujudkan kesejahteraan anak-anak Indonesia ini dibagikan Anies secara terbuka lewat platform media X miliknya, dilihat Minggu (7/1/2024).
"Anak-anak Indonesia adalah cermin masa depan bangsa yang sejak dini harus diperhatikan kebutuhannya," tulisnya.
Anies melanjutkan sudah sepatutnya pemerintah memberikan kebutuhan setiap anak di Indonesia secara lengkap.
"Agar di masa depan, mereka bisa dapat hak kesejahteraan yang setara," ungkap Anies.
Adapun misi AMIN mewujudkan kesejahteraan buat anak-anak Indonesia antara lain taman dan tempat bermain bagi anak yang mudah diakses dan gratis, diperbanyak bantuan makanan sehat dan bergizi seimbang untuk anak.
Fasilitas dan kompetisi seni dan olahraga untuk anak diperbanyak agar mereka tumbuh sehat dengan bahagia dan Pengendalian produk makanan yang membahayakan kesehatan anak.
Kemudian, anak yatim piatu dan anak terlantar diperhatikan dengan memastikan kesejahteraannya. Wajib belajar 1+12 tahun dari Paud hingga SMA.
Memastikan materi pembelajaran di sekolah disampaikan dengan cara yang mengasyikkan bagi anak, edukasi untuk orang tua dan calon orang tua tentang psikologi dan pendidikan anak, dan tempat penitipan anak yang berkualitas dan terjangkau.
Dokumen lengkapnya bisa dibaca di s.id/VMAMIN, atau bisa baca juga poin-poinnya di situs aminajadulu.com. Publik pun bereaksi atas adanya program AMIN mewujudkan kesejahteraan bagi anak-anak Indonesia.
"Perhatian terhadap anak-anak adalah investasi berharga untuk masa depan bangsa. Semoga upayanya memberikan dampak positif pada kesejahteraan mereka," ucap warganet.
"Saya setuju dengan misi AMIN untuk memberikan kesejahteraan kepada tumbuh kembang anak Indonesia. Anak-anak adalah aset bangsa yang harus dijaga dan dididik dengan baik. Semoga AMIN bisa mewujudkan misi ini jika terpilih nanti," kata warganet.
Berita Terkait
-
Cak Imin Tegaskan PBNU Butuh Pemimpin Baru: Yang Lama Nggak Ada Perubahan
-
Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia, Cak Imin Pindah Haluan Dukung Argentina
-
Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah
-
Banyak Salah Sasaran, Cak Imin Minta Orang Kaya Tak Lagi Ngaku Miskin di BPJS Kesehatan
-
Sekolah Rakyat Permanen Sukoharjo Hampir Rampung, Siap Beroperasi 14 Juli
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen
-
Polisi Ungkap Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Diduga Korban Bullying