SuaraSumbar.id - Warga di Kelurahan Koto, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), menolak izin tambang batu andesit diberikan kepada CV Putra Idola. Surat penolakan ini telah dilayangkan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbar tertanggal 7 November 2023.
Lahan tersebut seluas kurang lebih 8.230 meter persegi, bersertifikat hak milik warga. Sebelumnya, perusahaan ini hanya diberikan izin untuk mengelola tambang tanah clay.
Menurut perwakilan pemilik lahan, Sri Hartati, izin tambang tanah clay yang dikelola CV Putra Idola telah dinyatakan habis. Kini, perusahaan ini ternyata mencoba mengurus izin tambang batu andesit tanpa persetujuan pemilik lahan.
“Bahwa pada saat ini kami pemilik lahan dan CV Putra Idola belum ada negosiasi dan kesepakatan terhadap pengambilan material di lahan kami,” kata Sri dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/11/2023).
Sri menegaskan, jika belum ada kesepakatan dengan pemilik lahan, perizinan tambang batu andesit yang akan dikelola CV Putra Idola tidak bisa dilanjutkan. Ia berharap dinas terkait tidak mengeluarkan izin.
“Makanya kami layangkan surat ke DLH Sumbar dengan harapan izin tambang batu andesit tidak dikeluarkan. Jangan sampai ada orang yang pasang badan di lahan kami kecuali pemilik lahan,” tegasnya.
Sri menyebutkan, sebelumnya pihaknya juga telah melayangkan surat keberatan ke CV Puta Idola dalam kasus ini. Namun surat tersebut tidak diindahkan.
“Makanya kami layangkan surat kedua yang dituju ke DLH Sumbar. Pada Oktober surat pertama telah kami layangkan ke CV Putra Idola,” ujarnya.
“Sekali lagi kami tegaskan, kami selaku pemilik lahan menyatakan belum menyerahkan lahan kami untuk dikelola oleh CV Putra Idola,” sambung Sri.
Sementara itu, Kepala DLH Sumbar, Asben Hendri, mengakui pihaknya menerima aduan warga terkait penolakan izin tambang batu andesit oleh CV Putra Idola. Izin tersebut sampai saat ini masih berproses dan belum dikeluarkan.
“Kami dalam pembahasan izin lingkungan pertama artinya tentunya melibatkan OPD terkait dalam penerbitan izin. Di antaranya kami mengundang seluruh unsur, pemerintah, camat, tokoh masyarakat di situ. Kami tidak ingin juga dalam proses penerbitan nanti ada masalah,” kata Asben.
Asben tak menampik lahan yang akan dikelola CV Putra Idola bermasalah, karena terdapat pihak yang mengaku sebagai pemilik lahan. Maka itu, DLH Sumbar masih mempertimbangkan mengeluarkan izin tambang.
“Informasinya soal ini kan ada yang mengaku (pemilik lahan), ada yang (masalah) sudah selesai. Dalam proses itu kami inventarisir. Agar kemudian hari dalam penerbitan izin tidak terjadi masalah. Ini yang kami jaga,” ungkapnya.
DLH Sumbar dalam kasus ini akan kembali mengkonfirmasi kepada kedua belah pihak, yakni warga yang mengaku sebagai pemilik lahan dan pihak CV Putra Idola.
“Tentu dipertimbangkan (izin dikeluarkan). Tentu kedua pihak kami konfirmasi. Kami konfirmasi terlebih dahulu. Nanti dikeluarkan izin tapi nanti jadi masalah. Tentu kami pertimbangkan,” jelasnya.
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Permudah Kelola Payroll Perusahaan, Gunakan Qlola by BRI dengan Sistem Terintegrasi
-
BRI Hadirkan Ekstra 27.000 GarudaMiles untuk Nasabah Infinite Prioritas
-
Mau Tukar Valas Sebelum ke Luar Negeri? Cek Lokasi BRI Money Changer Terdekat
-
Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik