SuaraSumbar.id - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meminta seluruh perguruan tinggi di Indonesia konsisten mengembangkan berbagai riset yang hasilnya dapat berguna bagi masyarakat.
"Riset di bidang pertanian, kesehatan, dan lain sebagainya harus terus dijaga dan dipertahankan untuk membantu masyarakat," kata Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek, Nizam di Padang, Sabtu (18/11/2023).
Dia mengapresiasi Universitas Andalas (Unand) menjadi salah satu perguruan tinggi yang konsistensi bertahun-tahun melakukan berbagai riset. Bahkan, hasil riset Unand telah mendapat pengakuan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Bahkan, kata dia, hasil riset kampus tersebut telah banyak digunakan masyarakat dengan yang terbaru Unand bersama PT Kudo Indonesia Jaya berhasil memenangkan tender pengadaan tinta untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Berkaitan dengan terpilih rektor baru Unand, Nizam berpesan agar keberlangsungan riset para dosen dan mahasiswa harus terus didukung dan dioptimalkan.
Dia mengatakan keberadaan setiap perguruan tinggi di Indonesia harus bisa bermanfaat bagi masyarakat, salah satunya lewat barang atau hasil riset.
"Dengan kata lain perguruan tinggi harus bisa memajukan bidang teknologi, budaya, sosial, ekonomi, dan aspek lainnya yang dapat menyejahterakan masyarakat," ujarnya.
Hal tersebut juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 12 tentang Pendidikan Tinggi yang pada intinya menyatakan peran perguruan tinggi membangun peradaban bangsa.
Rektor Unand Yuliandri mengatakan kampus yang berdiri pada 13 September 1956 tersebut, akan terus konsisten dalam pengembangan riset.
Dengan keberadaan laboratorium sentral yang baru saja dibangun, ia optimistis Unand mampu menjadi salah satu perguruan tinggi terdepan dalam riset.
Laboratorium sentral yang dibangun di atas lahan seluas 1,2 hektare itu akan diperuntukkan bagi laboratorium pendidikan (kimia dasar, biologi dasar, dan fisika dasar).
Selain itu, sebagai laboratorium riset (preperasi kimia dan fisika, analisis kimia dan fisika, preperasi biologi, analisis biologi, pengujian kimia dan fisika serta optik). (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Eks Kapusdatin Ungkap Gaji Tenaga Ahli Era Nadiem Capai Ratusan Juta dari APBN
-
Saksi Sebut Nadiem Makarim Transfer ke 5 Stafsus Pakai Uang Pribadi
-
Takut Tidak Jalankan Perintah, Pengakuan Mengejutkan Saksi Soal Sosok Jurist Tan di Kasus Nadiem
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Saksi Sebut Mantan Direktur SMP Kemendikbudristek Minta Bantuan Bawahan untuk Lunasi Rumah
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- 8 Sepatu Lari On Cloud Diskon di Planet Sports, Hemat Jutaan Rupiah
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Jalur Padang-Bukittinggi via Malalak Lumpuh Total Usai Diterjang Longsor, Ini Saran untuk Pengendara
-
UHC Sumbar Belum Tercapai, BPJS Kesehatan Butuh 432 Ribu Peserta Aktif
-
BNPB Salurkan Bantuan Stimulan Rumah Rusak Tahap II di Sumbar, Suharyanto: Ini Bukan yang Terakhir!
-
Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi Ditarget Mulai Oktober 2026, Butuh Anggaran Rp 25,6 Triliun!
-
Lokasi Posko Pengaduan THR 2026 di Sumbar, Pekerja yang Tak Diberi Hak Jelang Idul Fitri Bisa Lapor!