Chandra Iswinarno
Sabtu, 09 September 2023 | 12:09 WIB
Pemain naturalisasi Sandy Walsh, usai berlatih di Lapangan Thor Surabaya. [Suarajatim/Dimas Angga]

SuaraSumbar.id - Sandy Walsh akhirnya mewujudkan mimpinya untuk memperkuat timnas Indonesia setelah lebih dari setahun menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia.

Pemain KV Mechelen itu mendapat kepercayaan untuk mengisi posisi starter pada laga kontra Turkmenistan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Jumat (8/9/2023).

Walsh diposisikan di lini bertahan bersama Jordi Amat dan Alfeandra Dewangga untuk membentengi pertahanan timnas.

Namun, petualangannya di laga perdana ini terhenti di menit ke-72 saat ia digantikan oleh pemain debutan lainnya, Wahyu Prasetyo.

Meskipun tidak bermain penuh, semangat Walsh tidak luntur; ia merasa bahagia dan mengapresiasi performa tim yang telah berjuang keras di lapangan.

Usai pertandingan, Sandy Walsh berbicara pada awak media,mengenai perasaan dan pengalamannya dalam debutnya tersebut.

"Terima kasih, aku hanya ingin semua orang tahu aku merasa baik," ungkap pemain yang menjadi WNI pada 17 November 2022 tersebut.

Ia juga mengakui bahwa kondisi cuaca yang panas membuatnya merasa agak kram, namun itu tidak mengurangi kegembiraannya.

Walsh menambahkan, "Bahagia untuk debut saya setelah sekian lama," sambil menekankan betapa pentingnya mendapatkan kemenangan pada debutnya.

Baca Juga: Sandy Walsh Menggebrak Dunia dengan Debut Gemilang Bersama Timnas Indonesia, Tapi Kenapa Tak Main 90 Menit?

"Dan mendapatkan kemenangan debut lebih penting bagi saya, jadi selamat untuk tim, kerja bagus," ucap Walsh dengan penuh semangat.

Timnas Indonesia sukses meraih kemenangan dengan skor 2-0 atas Turkmenistan, berkat kontribusi dari Egy Maulana Vikri yang mencetak gol pembuka di menit ke-19 dan Dendy Sulistyawan yang menyegel kemenangan dengan gol di menit ke-91.

Debut Walsh tidak hanya menjadi momen penting bagi dirinya, tetapi juga menandai kemenangan bersejarah bagi timnas Indonesia yang semakin menunjukkan taringnya di kancah internasional.

Kontributor : Rizky Islam

Load More