SuaraSumbar.id - Proses belajar mengajar tahun 2023-2024 sudah berlangsung sejak Senin (10/7/2023). Sayangnya, masih ada sekolah di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) yang kekurangan jumlah siswa.
Sekolah itu yakni SDN 23 yang berada belakang Taman Makam Pahlawan, Jalan S Parman, Kota Padang. Hanya dua orang murid yang mendaftar dan diterima melalui jalur Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini.
Hal itu dibenarkan Kepala SDN 23 Lolong Padang, Riri Okdayani. Menurutnya, penerimaan siswa di sekolah tersebut menurun drastis di banding tahun-tahun sebelumnya.
"Baru ada tiga siswa kelas 1. Seorang merupakan murid yang tinggal kelas dan duanya lagi murid baru," katanya, Selasa (11/7/2023).
Menurut Riri, pengaruh zonasi sekolah menjadi salah satu penyebab minimnya murid yang mendaftar. "Di sekitar sini ada dua SDN yang berjarak tidak jauh yakni, SDN 15 dan SDN 11," jelasnya.
Faktor lainnya karena pembangunan jalan lingkar barat di sepanjang Pantai Padang. Akibat pembangunan itu, warga yang bermukim di sekitar sekolah atau dekat pantai di belakang Makam Pahlawan Lolong, pindah ke daerah lain.
"Kawasan pantai juga rentan bencana alam dan banyak warga pindah," katanya.
Saat ini, kata Riri, jumlah siswa SDN 23 Lolong 51 orang yang terdiri dari kelas 1 berjumlah 3 orang, kelas 2 berjumlah 12 orang, kelas tiga 7 orang, kelas 4 sebanyak 12 orang, kelas 5 berjumlah 10 orang dan kelas 6 berjumlah 7 orang.
"Dalam satu rombongan belajar (rombel) jumlah siswa berjumlah 28 orang. Dengan jumlah siswa yang sedikit, kita dalam pelaksanaan proses pembelajaran melakukan metode pembelajaran privat," pungkasnya.
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata