SuaraSumbar.id - Sebuah alat peledak utuh meledak di dekat kota Qoryloey di Somalia Selatan. Akibat ledakan itu, sedikitnya 27 orang tewas dan 53 lainnya terluka.
Sebelumnya, 25 yang tewas merupakan anak-anak berusia antara 10-15 tahun. Penyelidikan saat ini sedang dilakukan.
Seorang warga mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa ledakan itu terjadi dekat taman bermain anak-anak.
Mayoritas korban adalah anak-anak, yang tewas seketika ketika salah seorang dari mereka memicu alat peledak tersebut.
Menurut AFP, sejumlah alat peledak berserakan di wilayah itu sebagai hasil operasi kelompok teroris Al-Shabaab.
Pada 2004, kelompok fundamentalis jihad Al-Shabaab terbentuk di wilayah Somalia. Sejak 2008, kelompok militan itu melakukan serangan teroris melibatkan bom bunuh diri dan bahan peledak mobil.
Kelompok itu pernah menguasai sebagian besar wilayah di negara itu, namun pada 2011 pasukan pemerintah membasminya dari ibukota Mogadishu, dan kelompok itu mengubah cara dari konfrontasi terbuka menjadi perang gerilya melawan pemerintah dan sekutunya.
Pada 2012 salah satu pemimpin Al-Shabaab mengatakan kelompok itu bergabung dengan jaringan teroris Al-Qaida. Jumlah total militan Al-Shabaab diperkirakan sekitar 10 ribu. [Antara]
Baca Juga: Rintangan Besar Kaesang di Pilwakot Depok, Harus Tumbangkan Partai Ini
Berita Terkait
-
Akibat Ledakan saat Syuting, Sejumlah Kru Film Gladiator 2 Terluka
-
Duh! 15 Orang Dikabarkan Tewas Usai Terjadi Ledakan di dalam Masjid Afganistan
-
Diduga Akibat Ledakan Gardu Listrik, 9 Rumah Warga di Tambora Ludes Terbakar
-
Fenomena Ledakan Si Katak Hijau, Koin PEPE Sukses Ciptakan Miliarder Baru
-
Sempat Terdengar Ledakan, Gardu Listrik di Kantor Telkom Pondok Indah Lestari Kubu Raya Terbakar
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk
-
5 Ton Ikan Mati Massal di Danau Maninjau, Petani KJA Rugi Rp125 Juta
-
BMKG Pasang Alat Canggih di Padang-Pariaman, Pelayaran Makin Aman
-
Kosmetik Ilegal Dijual Rp35 Ribu di Marketplace Terbongkar, 3 Orang Ditangkap
-
Di Balik Keindahan Sitinjau Lauik, Ada Jalur Ekstrem yang Mematikan