SuaraSumbar.id - Produksi ikan air tawar di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, berkurang karena kondisi air Danau Maninjau tercemar.
Sehingga keramba jaring apung banyak tidak beroperasi. Produksi ikan berkurang dari 3 ribu ton menjadi 900 ton setiap bulannya.
"Produksi ikan air tawar ini berkurang semenjak akhir 2022 sampai Maret 2023," kata Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam, Rosva Deswira melansir Antara Minggu (9/4/2023).
Saat ini produksi ikan air tawar jenis nila dan mas sekitar 20-25 ton per hari dan sebelumnya mencapai 82 ton per hari.
Berkurangnya produksi ikan itu akibat kondisi air Danau Maninjau tercemar amoniak sisa pakan ikan, sehingga bibit ikan menjadi mati.
Dengan kondisi itu, keramba jaring apung banyak yang tidak diisi oleh para petani ikan di Danau Maninjau.
"Hanya sekitar 35 persen dari 23.359 petak keramba jaring apung yang beroperasi," ungkapnya.
Produksi ikan itu pada umumnya berasal dari kolam air deras di sepanjang aliran sungai mengaliri air danau vulkanik itu.
Produksi ikan masih aman untuk konsumsi masyarakat di Agam dan sebagian dipasarkan ke kabupaten dan kota di Sumbar, Riau, Jambi dan lainnya.
"Harga ikan nila dipasaran saat ini mencapai Rp30 ribu per kilogram dan harga sebelumnya hanya Rp25 ribu per kilogram," jelasnya.
Untuk ikan laut masih tersedia dan produksi tergantung dengan kondisi cuaca.
"Jika cuaca bagus, nelayan melaut untuk menangkap ikan dan apabila cuaca kurang bagus maka nelayan tidak melaut, sehingga berdampak dari produksi ikan air laut," katanya.
Berita Terkait
-
Nelayan Pesisir Berikan Bantuan Lele ke Pembudi Daya Ikan Darat di Cianjur
-
Sandiaga Uno Berhasil Ciptakan Peluang Usaha Desa Melalui Benih Budidaya Ikan Tawar di Ciamis
-
Peringati Hari Nelayan Nasional dengan Menggelar Pelatihan Buat Makanan Olahan Ikan
-
Disebut Bakal Bebas di 10 April, Ibunda Anas Urbaningrum Sambut dengan Menu Lodeh hingga Ikan Gabus
-
Abidzar Ditantang Melly Goeslaw Nyanyikan Lagu Ikan Dalam Kolam, Netizen: "Suaranya Mirip seperti Ayahnya!"
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Kronologi Aksi Foto Rombongan Arteria Dahlan di Tikungan Sitinjau Lauik: Bermula dari Miskomunikasi
-
Bandara Minangkabau Padat, 47 Penerbangan Hilir Mudik dalam Sehari, Rute Jakarta Mendominasi
-
Buntut Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Sitinjau Lauik, Kapolres Solok Kota Minta Maaf
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk
-
5 Ton Ikan Mati Massal di Danau Maninjau, Petani KJA Rugi Rp125 Juta