SuaraSumbar.id - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) bakal menggelar Lomba Pidato tentang Bagindo Aziz Chan Tahun 2023. Lomba bertema "Semangat Perjuangan dan Kepahlawanan Bagindo Aziz Chan sebagai Pemimpin Revolusioner asal Kota Padang" itu diselenggarakan untuk siswa SMA/SMK/MA se-Kota Padang.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar, Jumaidi mengatakan, perlombaan antar sekolah ini merupakan ajang untuk mengasah kemampuan siswa-siswi se Kota Padang yang memiliki bakat dan keterampilan.
"Untuk merawat sejarah juga dan mengingat jasa Bagindo Aziz Chan," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (4/4/2024).
Sementara itu, anggota DPRD Sumbar, Hidayat mengatakan, ajang perlombaan ini sekaligus sebagai sarana silaturahmi untuk mempererat ukhuwah antar sekolah. Kemudian, juga untuk meningkatkan semangat juang dan nilai kepahlawanan generasi muda.
Hidayat mengatakan, dirinya menjadikan Bagindo Aziz Chan sebagai jangkar karena ia merasa Bagindo memberikan refleksi kepemimpinan hingga hari ini. “Saya merinding kalau ingat pidato beliau 'Langkahilah dulu mayatku, baru Kota Padang saya serahkan'. Itu pemimpin keren lho,” tutur anggota Komisi V DPRD Sumbar.
Politisi Gerindra itu berharap agar nilai-nilai sebagai pemimpin yang kuat, jujur dan ikhlas ini tumbuh dari kegiatan ini. “Beliau Guru, penulis, pejuang, Walikota. Lengkap. Saya optimistis, jika pelajar bisa mendalami karakternya, kita masih punya harapan di masa depan.”
Pendaftaran dilakukan lewat link https://bit.ly/Lomba_pidato2023. Seleksi awal dalam perlombaan ini peserta mengirimkan video pidato melalui google drive yang sudah disediakan dengan durasi waktu minimal 6 menit. Panitia menerima video peserta paling lambat 5 Mei 2023. Peserta yang masuk nominasi akan menampilkan langsung di depan tim juri nantinya pada 15-16 Mei di Aula Dinas Kearsipan.
Penetapan pemenang lomba pidato Bagindo Aziz Chan terbaik 1, 2 dan 3 direncanakan pada tanggal 22 mei 2023. Pemenang akan menerima penghargaan berupa uang tunai jutaan rupiah dan benchmarking keluar provinsi.
“Terutama untuk Juara I, kami akan membawanya ke Perpusnas untuk menambah dan meningkatkan literasi,” info Jumaidi. Beliau juga berharap, jika ada yang masih meragukan bisa dilakukan dengan narahubung yang ditunjuk dinas.
Baca Juga: Santai Dicaci Maki, Petugas Satpol PP Padang Tetap Bongkar Lapak Pedagang Bandel
Berita Terkait
-
Gempa Magnitudo 6,4 Padang Sidempuan Terasa Sampai Nias hingga Kota Padang
-
Syahdu! Pesona Wisata di Pesisir Pantai Kota Padang
-
5 Petak Bangunan di GOR Agus Salim Padang Terbakar, Remaja Keterbelakangan Mental Tewas
-
Kesal Ajakan Hubungan Seks Ditolak, Pria di Padang Sebar Foto dan Video Syur Pacar ke Medsos hingga Situs Blogspot
-
2 Masjid di Padang Sediakan Takjil Buka Puasa hingga Sahur Gratis, Setiap Hari Capai 500 Porsi
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Pria di Sumbar Jual Kekasih Lewat MiChat untuk Layani Pelanggan
-
3 Bahan Saja! Resep Camilan Sehat Gunakan Pisang dan Cokelat
-
BRI Dukung Pengelolaan Kas Negara Lewat Dana SAL, Perkuat Fungsi Intermediasi Perbankan
-
Pengamat Nilai Transformasi Danantara Perkuat Kontribusi Pajak BRI bagi Negara
-
30 Tahun Menanti Perbaikan Drainase, Warga Dadok Tunggul Hitam Kembali Diterjang Banjir Parah