SuaraSumbar.id - Seminggu berjalannya ibadah puasa Ramadhan 2023, harga tiket Perusahaan Otobus (PO) Anas Nasional Sejahtera (ANS) dan PO Naikilah Perusahaan Minang (NPM) jurusan Padang-Jakarta maupun sebaliknya, belum mengalami kenaikan.
Meski begitu, harga tiket Padang-Jakarta bus ANS dan NPM memang mengalami perbedaan dengan selisih sekitar 10 persen. Harga tiket akan merangkak naik saat mendekati Lebaran hingga setelahnya.
Agen PO NPM Padang, Arif Jamaludin mengatakan, harga tiket berkisar di angka Rp 600 ribu mulai dari tanggal 30 Maret-23 April 2023 untuk jurusan Padang-Jakarta.
"Jurusan Padang-Jakarta mengalami kenaikan mulai tanggal 24 April atau H+1 lebaran 2023 yakni Rp750 hingga Rp800 ribu," katanya.
Sementara jurusan Jakarta-Padang, kata Arif, mengalami kenaikan seminggu jelang lebaran harganya sama dengan tujuan Padang-Jakarta H+1 lebaran. "Harga tersebut untuk royal class dan executive. Untuk class ekonomi sudah tidak ada," jelasnya.
Sedangkan harga tiket PO NMP untuk hari biasa berkisar Rp500 ribu tujuan Padang-Jakarta maupun sebaliknya. Dengan begitu, harga NPM lebih murah dibanding PO ANS.
"Harga tersebut untuk class executive. Sedangkan class ekonomi sudah tidak ada," kata Agen PO NPM Padang, Aan.
Kemudian seminggu jelang lebaran, kata Aan, tiket mengalami kenaikan sebanyak Rp150 ribu hingga Rp200 ribu seminggu jelang lebaran.
"Kalau hari-hari biasanya kan Rp500 ribu. Biasanya seminggu jelang lebaran naik menjadi Rp650 ribu-Rp700 ribu," pungkasnya.
Baca Juga: Pemprov DKI Siapkan 2.258 Bus Antarkan Pemudik dari Ibu Kota ke Kampung Halaman
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
-
5 Petak Bangunan di GOR Agus Salim Padang Terbakar, Remaja Keterbelakangan Mental Tewas
-
Kecelakaan Beruntun di Jalan Padang Panjang-Bukittinggi, Truk Tabrak 4 Kendaraan dan 3 Rumah
-
Antisipasi Lonjakan Penumpang Mudik Lebaran 2023, Bus ANS Padang-Jakarta Siapkan 10 Armada H-10 Idul Fitri
-
11 Orang Pelaku Penghadangan Driver Ojol di Kampus III UIN IB Padang Diciduk, Polisi: Masih Kami Interogasi!
-
Heboh Transportasi Online Dicegat Warga, Larang Ambil Penumpang di Kawasan Kampus III UIN Imam Bonjol Padang
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
AKBP Terlapor Dugaan Pelecehan Polwan Batal Dilantik jadi Kabid Dokkes Polda Sumbar
-
Transformasi Digital BRI Perkuat Merchant dan QRIS, dan Akses Keuangan Danantara
-
Disdik Padang Soal Siswi SD Meninggal: Tidak Ada Indikasi Perundungan
-
Polwan Diduga Dilecehkan Perwira Berpangkat AKBP, LBH Padang Kecam Penghentian Kasus
-
Sakit Kepala Saat Bangun Tidur? Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Ini