SuaraSumbar.id - Hotman Paris Hutapea, pengacara kondang, mengunggah video sindiran terhadap seorang lelaki yang diduga pengacara Razman Nasution.
Dalam video tersebut, dilihat hari Minggu (12/2/2023), Hotman Paris mengatakan ada lelaki yang mengaku kaya raya.
Tapi saat menyewa PSK atau cewek open BO malah tak bisa bayar dan menggadaikan KTP.
"Yang paling viral belakangan ini adalah seorang laki-laki mem-booking cewek open BO di hotel. Setelah menikmati cewek itu berjam-jam, giliran bayar, dia sibuk seolah-olah cek saldo. Akhirnya terus terang, 'sorry saldo saya enggak cukup bayar kamu'. Padahal cuma Rp5 juta alias UMR," kata Hotman Paris dalam video tersebut.
Tanpa menyebut nama si lelaki, Hotman Paris mengakui cewek open BO tersebut kesal dan melapor kepadanya.
"Si cewek tentu protes, dia bilang 'kan cuma Rp 5 juta kamu sudah iniin saya'. Tapi si cowok ini pintar dan licik. Setelah main dia bilang 'saldo saya tidak ckup'. Akhirnya dikasih KTP sebagai jaminan," kata Hotman Paris.
Menurut Hotman, cewek open BO itu tentu saja bertambah marah karena hanya diberi KTP bukan uang yang telah dijanjikan.
"Tapi lelaki itu licik dan keluar serta bilang 'bini saya bentar lagi datang. Si lelaki lato-lato ini pintar menyebut istrinya bakal datang. Dengan alasan itu, cewek open BO takut terjadi keributan,'" kata Hotman.
"Cewek tanya, kok bini kamu datang ke hotel pas kamu booking cewek. Dengan gayanya, 'ya saya selalu kasih tahu istri kalau saya nginap segala macam'. Tentu cewek yang open BO ketakutan. Karena bagaimana pun kalau sampai bertemu si istri pasti berantem. Padahal itu cuma alasan agar cewek ini cepat pergi dari kamar, dengan hanya membawa KTP," kata Hotman Paris.
Hotman Paris mengakui prihatin kepada cewek open BO tersebut. Sebab, PSK bekerja karena keterpaksaan. Apalagi cewek itu baru tiga hari di Jakarta, setelah merantau dari tanah kelahirannya, Sumatera Utara.
"Aduh sedihnya, cewek itu, marantau ke Jakarta, cari sesuap nasi. Mungkin sebenarnya pengin kerja, tapi enggak dapat akhirnya jadi cewek yang bisa di-booking tapi cuma bawa KTP," kata Hotman Paris.
Tak hanya itu, Hotman Paris mengungkapkan setelah cewek open BO itu tampil di salah satu kanal YouTube artis, keesokannya malah mendapat ancaman.
"Besoknya ada seseorang mengancam. 'Eh awas kamu mencuri KTP saya'. Itu seseorang entah siapa yang disuruh. Tragis kehidupan di Jakarta ini. Khususnya cowok lato-lato."
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Apes! Sudah Gembar-gembor Curi Start, Gugatan Cerai Ferry Irawan ke Venna Melinda Malah Ditolak Pengadilan
-
Razman Nasution Senggol Hotman Paris, Sebut Tak Diterima di Kampung Halamannya: Jangan Sok Kaya
-
Denise Chariesta Masih Bungkam, Razman Nasution Sebut Iqlima Kim Ketar-Ketir: Saya Tantang Lakukan..
-
Denise Chariesta Labrak Istri Pengacara Razman Nasution, Razman: Berantem Sama Istri Saya
-
Hotman Paris Santai Venna Melinda Digugat Cerai Duluan Oleh Ferry Irawan: Perkara Kecil, Gampang Gue Atasin
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM
-
BRI Private dan BRI Prioritas Tawarkan Privilege Pendidikan Anak di Sequoia School
-
Sempat Lumpuh Lima Jam Akibat Longsor, Jalur Sumbar-Riau di Limapuluh Kota Kembali Bisa Dilalui
-
Longsor Timbun Badan Jalan di Pangkalan Limapuluh Kota, Akses Sumbar-Riau Ditutup
-
Mahasiswa Asal Padang Diduga Terlibat Perdagangan Orang dan Eksploitasi Seksual Anak