SuaraSumbar.id - Sebanyak 173.334 jiwa warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), tinggal di sekitar Gunung Merapi yang mengalami erupsi puluhan kali sejak Sabtu hingga Selasa (10/1/2023).
"Jumlah itu terdiri dari 50.257 kepala keluarga (KK)," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam, Bambang Warsito, Selasa (10/1/2023).
Menurut Bambang, 173.334 jiwa itu tersebar di lima kecamatan dan 30 nagari atau desa adat.
Lima kecamatan itu yakni, Kecamatan Sungaipua sebanyak 27.127 jiwa dengan 7.443 kepala keluarga, Kecamatan Canduang 25.679 jiwa dengan 7.596 kepala keluarga.
Sedangkan Kecamatan Banuhampu 38.431 jiwa dengan 10.869 kepala keluarga, Baso 37.099 jiwa dengan 11.351 kepada keluarga dan Ampekangkek 44.998 jiwa dengan 12.998 kepala keluarga.
"Kecamatan Sungaipua dengan lima nagari, Canduang tiga nagari, Banuhampu tujuh nagari, Baso enam nagari dan Ampekangkek tujuh nagari," katanya.
Ia menambahkan, Bupati Agam telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 360/20/BPBD-AG/I/2023 tentang Imbauan Untuk Meningkatkan Kewaspadaan Bagi Masyarakat yang Berada di Kawasan Gunung Api Marapi.
Dalam surat edaran itu, masyarakat dan pengunjung diminta untuk mengosongkan wilayah di sekitar kawasan Gunung Api Marapi dengan radius tiga kilometer dari kawah atau puncak.
Lalu dilarang melakukan aktivitas pendakian atau wisata ke Gunung Api Marapi dan masyarakat diminta untuk tidak panik dan tetap menjaga kewaspadaan terhadap ancaman erupsi Gunung Api Marapi.
Baca Juga: Gunung Marapi Erupsi, BKSDA Sumbar Tutup Jalur Pendakian
"Surat edaran telah disampaikan ke lima kecamatan dan 30 nagari," katanya.
Ia mengakui, surat edaran itu keluar terjadinya erupsi di Gunung Api Marapi. Informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menyatakan bahwa Gunung Api Marapi saat ini berada pada status level dua atau waspada.
Data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi telah terjadi erupsi sebanyak 81 kali semenjak 7-10 Januari 2023. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Banjir Bandang Solok, 1 Korban Ditemukan Meninggal-1Masih Dicari
-
Surat Penetapan Eksekusi PN Padang Disobek, Pengadilan Lapor ke Polisi
-
Sharia Wealth Forum 2026, BRI Ungkap Peluang Diversifikasi lewat Investasi Syariah
-
4 Polisi di Solok Selatan Dipecat
-
Banjir Bandang di Solok, 4 Warga Terluka, 9 Keluarga Mengungsi