-
Jalan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi butuh investasi Rp 25,23 triliun.
-
Proyek dikerjakan PT Hutama Karya melalui skema penugasan pemerintah.
-
Target operasi 2031 dengan peluang percepatan selesai pada 2029.
SuaraSumbar.id - Jalan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi diproyeksikan menelan anggaran mencapai Rp 25,23 triliun. Ruas tol strategis di Sumatera Barat (Sumbar) ini menjadi salah satu infrastruktur prioritas untuk meningkatkan konektivitas wilayah barat Sumatera.
Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum, Rachman Arief Dienaputra, mengatakan bahwa estimasi biaya pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin–Bukittinggi telah dihitung berdasarkan seluruh tahapan perencanaan yang disusun secara menyeluruh.
“Total kebutuhan investasi pembangunan Jalan Tol Seksi Sicincin–Bukittinggi diperkirakan mencapai Rp25,23 triliun,” kata Rachman Arief Dienaputra, Rabu (4/2/2026).
Pembahasan mengenai kelanjutan proyek Jalan Tol Padang-Pekanbaru ini dilakukan dalam rapat bersama antara Kementerian PU, Pemerintah Provinsi Sumbar, serta sejumlah instansi terkait.
Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa pembangunan ruas tol ini akan dikerjakan langsung oleh PT Hutama Karya melalui skema penugasan.
Rachman Arief menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi dapat diselesaikan dan mulai beroperasi pada 2031. Target tersebut ditetapkan dengan mempertimbangkan seluruh proses perencanaan hingga konstruksi berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan sejak awal.
“Pengoperasian ruas ini dimungkinkan pada 2031. Namun terdapat peluang percepatan menjadi 2029 sepanjang dukungan teknis, pendanaan dan koordinasi lintas sektor berjalan optimal sejak tahap awal,” ujarnya.
Selain membahas target waktu, rapat tersebut juga menyoroti berbagai tahapan teknis yang telah dan akan dilaksanakan. Beberapa di antaranya meliputi survei topografi, survei geoteknik, serta penyusunan rekomendasi teknis sebagai bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan jalan tol.
Sementara itu, Gubernur Sumbar, Mahyeldi, menyampaikan dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap percepatan pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi. Menurutnya, proyek tersebut merupakan bagian dari proyek strategis nasional yang sangat dibutuhkan daerah.
Mahyeldi menilai keberadaan jalan tol ini dapat menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah di Sumbar. Selain itu, jalan tol juga diharapkan mampu mengurangi risiko gangguan lalu lintas di jalur nasional Padang-Bukittinggi yang selama ini rawan terdampak bencana banjir, longsor, serta kemacetan.
“Infrastruktur ini sangat penting untuk memperkuat konektivitas, memperlancar mobilitas orang dan barang serta mendukung pertumbuhan ekonomi Sumbar ke depannya,” ujar Mahyeldi.
Ia menegaskan pemerintah provinsi siap memberikan dukungan sesuai kewenangan daerah, termasuk dalam hal koordinasi lintas sektor agar pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi dapat berjalan sesuai rencana.
“Insyaallah, kami siap mendukung sesuai kewenangan yang dimiliki daerah,” tuturnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Sentil Kementerian PU, Lazarus Singgung Fenomena Perbaikan Jalan Jadi Cepat Jelang Presiden Datang
-
Jasa Marga Ubah Strategi Bisnis, Jalan Tol Tak Lagi Sekadar Infrastruktur
-
Viral Beton Bawah Tol Jadi Tempat Tinggal, Benarkah Ada di Indonesia? Cek Faktanya Di Sini
-
Massa Unjuk Rasa Masuk Tol Kedoya, Jasa Marga (JSMR) Buka Suara
-
Imbas Demo di DPR, Jasa Marga Imbau Hindari Ruas Tol Dalam Kota, Ini Pengalihan Rute Tol
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik
-
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
-
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
-
Terbang Makin Nyaman, Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Tawarkan Layanan Premium Medical Check Up