SuaraSumbar.id - Kebakaran melanda area Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (31/12/2022) dini hari. Ruang labor dan belajar di sekolah tersebut dilaporkan hangus terbakar.
"Informasinya boks PLN meledak. Ledakkan itu membangunkan penjaga sekolah dan dia melihat api sudah membesar di lantai 2," kata Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Pariaman, Iryon.
Ia merincikan, ruangan yang terbakar yaitu tiga laboratorium komputer terdiri dari 90 unit komputer dan belasan ruang belajar serta kantin.
Ia menyampaikan perkiraan sementara penyebab kebakaran tersebut karena arus pendek listrik yang hal itu diperkuat dengan adanya ledakan dari boks PLN.
Setidaknya delapan unit mobil pemadam kebakaran yang berasal dari Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar sekolah tersebut.
Beruntung tidak ada korban jiwa pada kebakaran tersebut namun ia menyebutkan kerugian materil akibat kebakaran sekitar Rp2 miliar karena melihat banyaknya ruangan yang terbakar serta objek yang terbakar.
Akibat kebakaran tersebut banyak warga setempat datang langsung menyaksikan peristiwa yang menimpa sekolah tersebut.
Sementara itu, Kapolres Pariaman AKBP Abdul Azis mengatakan pihaknya belum bisa mengetahui pasti penyebab kebakaran tersebut.
Ia menyampaikan kepolisian akan mengerahkan tim inafis untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut guna melakukan proses lebih lanjut.
Baca Juga: Slebew, Camat di Payakumbuh Dicopot Gegara Berlenggak-lenggok ala Citayam Fashion Week
Namun untuk menjaga keamanan tempat kejadian perkara kepolisian telah memasang garis polisi guna mengantisipasi pihak tidak berkepentingan memasuki kawasan tersebut. (Antara)
Berita Terkait
-
Sopir Bus Berdrama Ketemu Bayi dan Lapor Polisi di Pariaman, Ternyata Anak Hasil Hubungan Gelap dengan Istri Rekan Kerja
-
Pertumbuhan Ekonomi Pariaman Capai 5,5 Persen
-
Cerita Bayi Kembar Siam Lahir Dua Kepala Pada Satu Tubuh: Pihak Rumah Sakit Bentuk Tim Khusus
-
Oknum Kades Ditangkap Polisi Gara-gara Kawin Lagi, Pemkot Pariaman: Kami Tunggu Pemberitahuan Polres
-
Kebakaran Hebat di SDN Delegan 1 Prambanan, 7 Ruangan Ludes Terbakar
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
JPMorgan Ungkap Alasan BBRI Kembali Menarik di Tengah Tekanan Ekonomi
-
BKSDA-Polres Agam Tangkap Pria Hendak Jual Ratusan Ekor Burung ke Lampung
-
Anak di Bawah 16 Tahun Dinilai Belum Siap Punya Media Sosial
-
Persoalan Macet Padang-Bukittinggi Ada pada Sistem, Bukan Pilihan Proyek
-
Ombudsman Soroti Dugaan Maladministrasi SPMB Sumbar, Validasi Prestasi Dinilai Bermasalah