SuaraSumbar.id - Kereta Api (KA) wisata "Mak Itam" di lintasan Sawahlunto-Muarakalaban bakal diaktifkan kembali. Pengoperasian tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi PT KAI dalam mendorong perokonomian dan pariwisata di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar).
Hal tersebut diungkapkan Vice President PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional (Divre) II Sumbar, Mohamad Arie Fathurrochman dalam keterangan persnya, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Rabu (7/12/2022).
Tidak hanya KAI, tiga BUMN juga turut berkontribusi, yaitu PT. Bio Farma (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero), dan PT Semen Indonesia Grup (Persero) Tbk (SIG).
"Selain lokomotif Uap E1060 (Mak Itam), PT KAI Divre II Sumbar juga mendatangkan Lokomotif Diesel BB 3037804 dari Padang sebagai sarana pembantu apabila lokomotif E1060 (Mak Itam) mengalami gangguan atau sedang melakukan perawatan," ungkapnya.
Kemudian, kata Arie, untuk Kereta yang digunakan yaitu kereta I20301 yang merupakan kereta klasik dengan dinding kayu, yang menambah nuansa heritage di KA Wisata tersebut.
"Diharapkan nantinya dengan beroperasinya kereta api wisata Mak Itam dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Sawahlunto dan memberikan manfaat kepada masyarakat Sawahlunto khususnya, dan Sumbar pada umumnya," katanya.
Berita Terkait
-
Kronologi Gedung Kebudayaan Sawahlunto Terbakar Saat Festival Duren
-
Gedung Pusat Kebudayaan Kota Sawahlunto Terbakar
-
4 Fakta Menarik Kota Sawahlunto: World Heritage dari Sumatera Barat
-
KAI Sumbar Catat 15 Kecelakaan Terjadi di Perlintasan Sebidang Kereta Api, 2 Orang Korban Tewas
-
Taman Kehati Emil Salim, Ikon Baru Kota Sawahlunto yang Bakal Jadi Daya Tarik Wisata
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pengamat Nilai Transformasi Danantara Perkuat Kontribusi Pajak BRI bagi Negara
-
30 Tahun Menanti Perbaikan Drainase, Warga Dadok Tunggul Hitam Kembali Diterjang Banjir Parah
-
Banjir Terjang Kota Padang, 2.033 Warga Dievakuasi
-
Hadapi Musim Kemarau, Kemenhut Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla di Jambi
-
Manfaat Timun untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui