SuaraSumbar.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah, Aceh, menyiapkan dana Rp 11,1 miliar untuk kendalikan inflasi. Dana itu bersumber dari APBK dan Dana Insentif Daerah (DID) tahun 2022.
Demikian dikatakan oleh Plt Sekda Bener Meriah Armansyah selaku Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melansir Antara, Selasa (15/11/2022).
"Anggaran yang kita alokasikan itu untuk mendukung penanganan dampak inflasi terkait dengan kenaikan harga BBM," kata Armansyah.
Kebijakan itu sudah mengacu pada aturan resmi Pemerintah Pusat, yakni sebesar dua persen dana alokasi DTU dan dana bagi hasil (DBH) daerah dapat digunakan untuk subsidi meredam dampak kenaikan harga BBM.
Selain itu, juga mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 134/PMK.07/2022 tentang belanja wajib dalam rangka penanganan dampak Inflasi tahun 2022.
"Seluruh dana itu akan diperuntukkan kepada berbagai sektor diantaranya seperti UMKM, Bansos pertanian, dan penciptaan lapangan kerja baru di Bener Meriah," ujarnya.
Kemudian untuk anggaran yang bersumber dari DID diantaranya dipergunakan untuk peningkatan sarana dan prasarana pasar, bantuan sosial untuk disabilitas, bantuan modal usaha masyarakat ekonomi lemah, bantuan sosial untuk petani, pengemudi becak, dan sopir angkutan.
Berita Terkait
-
Jurus Jitu Jokowi Redam Inflasi Dipuji Pengamat
-
APBD Solok Selatan 2023 Disetujui, Fokus Pengembangan SDM dan Tekan Inflasi
-
Oktober Kemarin, Inflasi Bumi Mulawarman Dicatat Lebih Rendah, Ini Buktinya
-
Tekan Inflasi Pemkab Subang Gelar Bazar Pangan Murah, Wabup Bilang Begini
-
Tekan Inflasi, Pemkab Purwakarta Gelar Pasar Pangan Murah
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Pria 61 Tahun Diterkam Buaya Saat Cari Lokan di Pasaman Barat Ditemukan Tewas
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh