SuaraSumbar.id - Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana atau Gilang Juragan 99 bakal diperiksa tim penyidik gabungan Bareskrim Polri dan Polda Jawa Timur, terkait dengan tragedi Kanjuruhan Malang.
Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Dirmanto mengatakan, dalam pemeriksaan kali ini, ada 15 orang yang diperiksa, termasuk bos Arema tersebut. Namun ia tidak merinci saksi-saksi lain yang bakal diperiksa.
“Iya rencananya seperti itu, (periksa Presiden Arema),” kata Dirmanto, melalui pesan singkat aplikasi, Kamis (27/10/2022).
Dalam perkara ini, polisi telah menetapkan 6 tersangka. Mereka yakni Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita, Ketua Panpel Arema Arema FC Abdul Haris dan Security Officer Suko Sutrisno.
Kemudian tiga tersangka lainnya, meruoakan anggota Polri. Mereka yakni Danki III Brimob Polda Jatim AKP Hasdarmawan, Kabag Ops Polres Malang Wahyu Setyo Pranoto, dan Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi.
Keenam tersangka ini disangkakan dengan pasal Pasal 359 KHUP dan atau Pasal 360 KUHP dan atau Pasal 103 ayat (1) Jo pasal 52 UU RI no 11 tahun 2022 tentang Keolahragaan.
Siap Tanggung Jawab
Sebelumnya, Gilang Widya Pramana alias Gilang Juragan 99 turut berduka atas tragedi Stadion Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang. Dia mengaku siap siap tanggung jawab dengan semua kejadian tersebut.
Seperti diketahui, tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur terjadi ketika Arema FC menjamu Persebaya Surabaya dalam lanjutan kompetisi Liga 1, Sabtu (1/10/2022).
Baca Juga: Polisi Periksa Presiden Arema Gilang 'Juragan 99' Buntut Tragedi Kanjuruhan
Sebagai tuan rumah, Gilang Juragan 99 sebagai pemilik Arema FC mengaku ikut bertanggung jawab atas peristiwa naas tersebut.
"Saya siap bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut. Permohonan maaf saya yang sebesar-besarnya kepada korban, masyarakat Indonesia atas kejadian yang menimpa keluarga besar Aremania pada 1 Oktober 2022," kata Gilang Juragan 99 sambil menangis, Senin (3/10/2022).
Selain permintaan maaf secara moril, Gilang Juragan 99 juga akan memberikan bantuan dan santunan kepada korban jiwa dan cedera.
"Meskipun itu tidak akan bisa mengembalikan nyawa korban," tutur suami Shandy Purnamasari ini.
Hari ini, Gilang Juragan 99 bersama pemain Arema FC, staf akan melakukan beberapa agenda terkait tragedi Kanjuruhan. Selain tabur bunga, mereka juga akan melayat ke rumah para korban jiwa.
"Kejadian ini di luar prediksi, di luar nalar. Di pertandingan itu semua pendukung kita, tidak ada satu pun pendukung lawan. Bagaimana bisa kejadian menewaskan ratusan orang. Kejadian yang mungkin tidak akan ada di dunia," imbuh Gilang Juragan 99.
Berita Terkait
-
Derita Remaja Korban Tragedi Kanjuruhan: Pusing Lihat Cahaya dan Hilang Ingatan Setiap Lima Menit
-
Kalau Ada Temuan Botol Miras di Stadion Kanjuruhan Itu Salah Panitia Bukan Suporter
-
Sebut Nico Afinta Sudah Seharusnya Dicopot, BEM Nusantara Minta Kapolda Baru Bisa Tuntaskan Tragedi Kanjuruhan
-
Tim Hukum Aremania Sebut Aparat Melakukan Pembiaran Evakuasi Korban Tragedi Kanjuruhan
-
Ini Fakta-fakta Temuan Tim Koalisi Masyarakat Sipil dalam Tragedi Kanjuruhan Malang
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
BBM Alat Berat Langka Pasca Tanggap Darurat, Pembersihan Material Bencana di Agam Terkendala!
-
Kak Seto Sambangi Anak Penyintas Banjir di Sumbar: Mereka Perlu Perlakuan Khusus!
-
Akses Talamau Pasaman Barat Terancam Putus, Jembatan Panjang-Talu Perlu Jalan Alternatif!
-
Benarkah Pemerintah Diskon Listrik Daerah Terdampak Bencana Sumatera? Ini Kata Menteri Bahlil
-
5 Ciri-Ciri Anak Terpapar Ekstremisme Lewat Komunitas True Crime Community, Ini Penjelasan Densus 88