SuaraSumbar.id - Dua orang anak di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mengalami gagal ginjal akut misterius. Satu di antaranya dilaporkan meninggal dunia.
Dari dua kasus tersebut, satu anak umur 12 tahun meninggal dunia di RSUD Rasidin Padang, dan 1 lagi masih dirawat di RSUP M Djamil Padang.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Srikurnia Yati mengimbau orang tua untuk memberikan obat kepada anak sesuai dengan resep dokter sehingga gejalanya dikenali.
Gejala klinis pada anak yang mengalami gagal ginjal akut itu dapat dilihat dari warna pekat buang air kecil pada anak.
"Selain warna buang air kecil, anak juga disertai demam, mual hingga muntah-muntah," katanya, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Jumat (21/10/2022).
Ia juga menganjurkan jika anak demam, sebaiknya dikompres terlebih dahulu, beri air minum secukupnya serta meningkatkan konsumsi vitamin pada anak, seperti mengonsumsi sayur-sayuran.
Hingga kini, katanya, penyebab pastinya anak alami gagal ginjal akut belum bisa dipastikan.
"Penyebabnya hingga kini masih dalam tahap penelusuran, entah itu pengaruh obat atau bagaimana. Masih kita telusuri," sambungnya.
Berita Terkait
-
Libatkan Tiga Kendaraan, Dua Sopir Pengangkut Gas LPG Meninggal
-
RSUD Dr Moewardi Solo Siap Terima Pasien Gagal Ginjal Akut
-
Obat Sirup Dilarang, IDAI Imbau Beralih ke Penggunaan Obat Racik untuk Anak
-
Dinkes Kota Madiun Minta Apotek Setop Dulu Penjualan Obat Sirup
-
Apotek RSUD Waluyo Jati Probolinggo Stop Penggunaan Obat Sirup
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen
-
Polisi Ungkap Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Diduga Korban Bullying
-
Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Seorang Siswa Diamankan Polisi