Chandra Iswinarno
Senin, 10 Oktober 2022 | 20:24 WIB
Terbaru, di media-media sosial, beredar CCTV yang diklaim merekam peristiwa penganiayaan Rizky Billar terhadap Lesti Kejora. [Instagram]

SuaraSumbar.id - Apa dan bagaimana kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan Rizky Billar terhadap Lesti Kejora istrinya hingga kini masih membuat publik penasaran.

Tapi baru-baru ini, beredar di media-media sosial CCTV yang disebut-sebut merekam penganiayaan Rizky Billar terhadap Lesti Kejora.

Dilihat SuaraSumbar.id pada akun Instagram nyinyir_update_official, Senin (10/10/2022), tampak Lesti menggunakan busana berwarna cokelat keluar kamar dalam rumahnya.

Saat keluar kamar itu, Lesti Kejora tampak menggendong putranya Baby L di lantai dua rumah.

Lalu ada perempuan berjilbab terlihat naik dari arah tangga dan mengambil Baby L.

Setelah Baby L diambil perempuan berjilbab itu, Lesti Kejora tampak kembali masuk kamar pukul 11.17 WIB.

Sedangkan pada video selanjutnya, pukul 11.43 WIB, Lesti Kejora tampak keluar dari rumah itu memasuki mobil warna putih bersama Baby L dan seorang perempuan.

Dalam video itu juga tampak Lesti Kejora urung duduk di kursi penumpang. Lesti Kejora kemudian pindah ke kursi sopir untuk mengemudikan mobil tersebut.

Masih dalam video, tampak dua lelaki yang diduga karyawan Lesti serta Billar beberapa kali memeriksa mobil.

Baca Juga: Kameraman Turut Diperiksa Polisi, Imbas Konten Prank KDRT Baim Wong

Ketika Lesti pergi menggunakan mobil, kedua lelaki itu tampak terdiam di depan pagar.

Tapi, warganet yang melihat video itu ada yang merasa janggal.

Sebab, dalam pemberitaan sebelumnya, Lesti Kejora mendapat penganiayaan berupa dicekik hingga dibanting oleh Rizky Billar.

Akhirnya, Lesti Kejora harus dirawat di rumah sakit karena luka-luka yang disebabkan sang suami.

Tapi, dalam video CCTV yang beredar tersebut, Lesti tampak baik-baik saja, bahkan sampai membawa kendaraan sendiri.

Terkait hal itu, banyak pula warganet yang merasa keberatan dengan klaim tersebut, apalagi polisi sedang menyelidiki kasus ini.

Load More