SuaraSumbar.id - Anak di bawah umur di India yang diperkosa banyak orang ditemukan tewas diduga bunuh diri di distrik Ambedkar Magar, Uttar Pradesh, Kamis 6 Oktober kemarin.
Keluarga menduga, putri mereka bunuh diri karena kecewa terhadap lambannya polisi menangani kasus tersebut serta menangkap para pelaku.
Dikutip dari India Today, Jumat (7/10/2022), pemerintah kabupaten telah menskors sub-inspektur Pramod Kumar dan mencopot petugas kantor polisi setempat karena lamban menangani pelaporan keluarga korban.
Komite beranggotakan tiga orang telah dibentuk dan masalah ini akan diselidiki oleh pejabat senior, termasuk kepala distrik, kepolisian serta pengadilan daerah.
Insiden itu terjadi di desa Kandipur. Ayah gadis itu mengatakan, putrinya diculik oleh beberapa orang pada 16 September dan dibawa ke sebuah tempat. Gadis itu diperkosa pada 18 September, kata keluarga itu.
"Anak saya berhasil lari pulang ke rumah dan menceritakan semuanya. Dia mengatakan mengenal salah satu korban. Itu semua sudah kami informasikan ke polisi. Hasil visum juga sudah didapat polisi. Tapi tak ada pemeriksaan apa pun terhadap para pelaku," kata ayah korban.
Kini, jenazah gadis itu dikirim untuk pemeriksaan post-mortem, setelah keluarga menggugat aparat kepolisian atas tewasnya gadis tersebut.
Sementara itu, kata polisi, ketika keluarga tersebut melapor pada 16 September, pernyataan korban sudah direkam.
Polisi setempat juga mengklaim sudah membentuk tim untuk menangkap para pelaku.
Baca Juga: India Selidiki Sirop Obat Batuk yang Diduga Sebabkan Kematian Puluhan Anak di Gambia
"Kami sudah membentuk tim untuk menangkap pelaku secepatnya," kata Inspektur Polisi Ambedkar Nagar Ajit Kumar Sinha.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
India Selidiki Sirop Obat Batuk yang Diduga Sebabkan Kematian Puluhan Anak di Gambia
-
Menang Undian Rp46 Miliar, Pria Ini Mengaku Menyesal Hidupnya Menjadi Tidak Tenang
-
Keji! Dua Pemabuk Gorok Leher Bocah 6 Tahun: Kami Disuruh Tuhan
-
Buntut Kematian 66 Anak, WHO Rilis Peringatan 4 Obat Sirup Buatan India
-
Sadis! Dipecat, Sopir Gorok Leher Majikan Perempuan dan Gasak Rp 60 Juta
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
JPMorgan Ungkap Alasan BBRI Kembali Menarik di Tengah Tekanan Ekonomi
-
BKSDA-Polres Agam Tangkap Pria Hendak Jual Ratusan Ekor Burung ke Lampung
-
Anak di Bawah 16 Tahun Dinilai Belum Siap Punya Media Sosial
-
Persoalan Macet Padang-Bukittinggi Ada pada Sistem, Bukan Pilihan Proyek
-
Ombudsman Soroti Dugaan Maladministrasi SPMB Sumbar, Validasi Prestasi Dinilai Bermasalah