SuaraSumbar.id - Seorang anak laki-laki berusia enam tahun dibunuh oleh dua pemuda di Koloni Lodhi Delhi, India, pada Sabtu malam akhir pekan lalu.
Dikutip dari India Today, Kamis (6/10/2022), kedua terdakwa diduga membunuh anak di bawah umur dengan menggorok lehernya.
Tak hanya itu, pengakuan menakutkan mereka kepada polisi tidak kurang dari mengejutkan publik India.
Polisi Delhi menangkap dua orang dan keduanya telah diinterogasi tentang pembunuhan bocah itu.
Menurut polisi, terdakwa membawa anak itu ke markas pasukan polisi cadangan pusat alias CRPF, yang sedang dibangun dan membunuhnya di tempat tersebut.
Terdakwa telah diidentifikasi sebagai Jai Kumar dan Amar Kumar, dan keduanya ditangkap oleh personel CRPF.
Insiden itu terungkap setelah penjaga keamanan gedung menghubungi ruang kendali polisi.
Sekjumlah interogasi mengungkapkan bahwa terdakwa tidak mengaku bersalah dalam kejahatan tersebut.
Bahkan, para pelaku mengatakan bahwa 'Tuhan' telah memintanya untuk melakukan pembunuhan terhadap anak tersebut.
Baca Juga: Bapak dan Anak Jadi Pelaku Pembunuhan Sekeluarga, Korban Dikubur di Septic Tank
Terdakwa mengatakan, bahwa ketika dia sedang berdoa di malam hari pada hari Sabtu, Tuhan telah memintanya untuk melakukan pembunuhan terhadap bocah itu.
Terdakwa yang ditangkap, Vijay, mengatakan kepada polisi bahwa dia melakukan pembunuhan itu setelah 'Bhole Baba' memintanya untuk mengorbankan anak itu, setelah itu dia melakukan kejahatan itu.
Juga, penyelidikan mengungkapkan bahwa terdakwa mengenal anak itu sebelumnya. Tampaknya anak itu sedang menuju kembali ke rumahnya ketika terdakwa menghentikannya dan menggorok lehernya saat mereka mabuk.
Terdakwa bekerja sebagai buruh di gedung markas CRPF dengan ayah dari anak yang meninggal, menurut polisi.
Juga, terdakwa tidak memiliki permusuhan atau persaingan dengan keluarga almarhum.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Bapak dan Anak Jadi Pelaku Pembunuhan Sekeluarga, Korban Dikubur di Septic Tank
-
LPSK Sebut Bharada E Siap Hadir Langsung di Persidangan, Bukti Komitmen Ungkap Perkara
-
Tes IQ: Apakah Anda Termasuk 2 Persen Orang yang Dapat Menemukan Pembunuh di Gambar Ini?
-
Bukan Sembarang Baju, Ternyata Ini Arti Rompi Merah Tahanan yang Dipakai Ferdy Sambo Cs
-
Buntut Kematian 66 Anak, WHO Rilis Peringatan 4 Obat Sirup Buatan India
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Pakar Transportasi: Antrean BBM di Sumbar Dipicu Hambatan Distribusi Akibat Gangguan Infrastruktur
-
15 Karya Budaya Sumbar Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda
-
Pariwisata Sumbar Menggeliat, Kunjungan Wisatawan Mancanegara Naik 34,68 Persen
-
BRI KKB Expo 2026 Tawarkan Promo Kredit Mobil dan Bonus BRIZZI Rp500 Ribu
-
Rumah Dekat Jalan Raya Tingkatkan Risiko Gangguan Pernapasan pada Anak