"Saatnya memberikan pendidikan advokasi kepada generasi muda Minang bahwa silat tidak kalah dengan beladiri luar atau yang ada melalui platform digital, baik media sosial atau dunia digital lainnya," katanya.
Sebagai Ketua IPSI Sumbar, Supardi juga mengajak dan mengimbau kepada Pemprov Sumbar untuk melakukan inovasi dengan menjadikan silat sebagai kurikulum wajib atau tambahan di sekolah, baik jenjang pendidikan SD maupun SMA.
"Dulu ada BAM, kini tentunya dapat dimunculkan kembali dan salah satu materinya adalah Silat dan Payakumbuh merupakan salah satu daerah yang dikenal sebagai penghasil budayawan serta saat ini memiliki sarana prasarana yang representatif untuk digelarnya iven berskala nasional," ujar Supardi.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Rasydi Sumetry menambahkan kegiatan ini sendiri diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada pelajar yang menekuni Pencak Silat di seluruh Indonesia untuk mewakili IPSI Provinsi, Perguruan atau Klub Pencak Silat Provinsi se-Indonesia untuk berkompetisi meraih prestasi.
“Selain menjalin silaturahmi, Kejurnas Pencak Silat ini dalam rangka melestarikan dan mengembangkan Pencak silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda asal Indonesia yang juga sekaligus menjadi ajang pembinaan prestasi pesilat pelajar yang berkesinambungan serta mempersiapkan pesilat-pesilat pelajar yang handal di masa akan datang,” ujarnya.
Ia menjelaskan untuk nomor pertandingan yang akan dipertandingkan ada 13 nomor dengan kelas A sampai J, tunggal, regu, dan ganda yang dapat diikuti oleh kategori putra dan putri.
“Kelas A (39kg-43kg), Kelas B (43kg-47kg), Kelas C (47kg-51kg), Kelas D (51kg-55kg), Kelas E (55kg-59kg), dan Kelas F (59kg-63kg) yang semuanya bisa diikuti oleh kategori putra dan putri,” kata Kadispora Sumbar didampingi Kabid Pembudayaan Olahraga Rasydi Sumetry.
Kemudian untuk Kelas G (63kg-67kg), Kelas H (67kg-71kg), Kelas I (71kg-75kg), dan Kelas J (75kg-79kg) hanya bisa diikuti oleh kategori putra, tapi untuk nomor pertandingan tunggal, regu, dan ganda, bisa diikuti oleh kategori putra dan putri.
“Kuota peserta pada kejuaraan ini sebanyak 700 orang terdiri dari kategori tanding dan TGR dari seluruh kontingen serta kejuaraan ini dilaksanakan Open Terbatas yang meliputi peserta mewakili IPSI Provinsi masing-masing satu kontingen, peseta mewakiliu perguruan nasional tingkat provinsi satu kontingen, dan peserta mewakili perguruan daerah tingkat provinsi satu kontingen,” ujarnya.
Baca Juga: Jaksa Naikkan Kasus Korupsi Masjid Raya Sumbar ke Tahap Penuntutan
Kejurnas Pencak Silat antar Satuan Pendidikan Tingkat Nasional yang mengangkat tema "Melalui Pencak Silat Nasional antar Satuan Pendidikan Tingkat Nasional 2022 Kita Tingkatkan Semangat dan Inspirasi Atlet Pencak Silat yang Sportif Untuk Pencak Silat Juara ini akan memperebutkan total hadiah hingga Rp33 juta dan medali serta sertifikat atau piagam.
Berita Terkait
-
Atasi Inflasi, Masyarakat Padang Tanam Bibit Cabai di Pekarangan Rumah
-
Keluh Kesah Sopir Angkot di Padang Usai Harga BBM Naik: Tarif Ikut Naik, Penumpang Sepi
-
Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas dalam Mobil di Padang, Sempat Tabrak Warung
-
Harga Cabai Merah di Agam Naik Lagi, Kini Rp 100 Ribu per Kilogram
-
Material Longsor di Kawasan Mandeh Masih Dibersihkan, Ratusan Warga Masih Terisolasi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM
-
IHR Merdeka Cup dan Sarga Festival Hadir di Sumatera Barat, Rayakan Semangat HUT ke-81 RI
-
WN India Ditangkap Polda Sumbar, Jual Emas dari Tambang Emas Ilegal ke Malaysia
-
BRI Borong Enam Penghargaan di Asia's Best Companies dan Finance Asia Awards 2026
-
Truk Rem Blong Kecelakaan di Silaing Bawah, Satu Korban Terjepit