SuaraSumbar.id - Pendiri Relawan Buruh Sahabat Jokowi, Andi Gani Nuna Wea menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo tidak mengendorse rencana perhelatan Musyawarah Rakyat (Musra) yang bakal digelar di sejumlah provinsi dan terdekat pada 28 Agustus mendatang di Bandung, Jawa Barat.
Menurut Andi, Musra sepenuhnya inisiatif dari berbagai kelompok Relawan Jokowi. "Banyak partai politik merasa bahwa Musra ini seperti diendorse oleh Presiden. Nah, kami tegaskan ini ide kami, Presiden juga tidak mengendorse," katanya seusai memenuhi undangan pertemuan empat mata bersama Presiden, Senin (8/8/2022).
Andi mengaku bahwa pihaknya menyadari bahwa partai politik adalah pemilik hak untuk mengusung calon presiden, namun bukan berarti rakyat atau dalam hal ini kelompok relawan Jokowi tidak diperbolehkan memanfaatkan ruang demokrasi.
"Ruang demokrasi bagi rakyat ya di Musra ini," katanya.
Menurut Andi, lewat Musra kelompok relawan Jokowi ingin mencari sosok pemimpin yang bisa meneruskan kerja-kerja Jokowi di masa mendatang.
"Karena kami sudah mengikuti (Jokowi) sejak di Solo, Pilgub DKI 2012, Pilpres 2014, dan Pilpres 2019, jadi kami ingin pengganti beliau benar-benar sosok yang bisa melanjutkan legacy beliau. Karena ada pekerjaan besar mengenai IKN (Nusantara) dan beberapa urusan politik lain yang harus dilanjutkan pemimpin berikutnya," ujarnya.
Andi juga menyampaikan bahwa nantinya hasil nama bakal calon presiden suara tiap provinsi Musra akan ditunda pengungkapannya ke publik, tetapi tetap disampaikan kepada Jokowi.
"Baru nanti ketika Musra terakhir di Jakarta, 11 Maret 2023, penutupnya akan kami sampaikan nama yang terpilih di seluruh Indonesia," katanya.
Andi mengaku tidak menutup kemungkinan nama bakal calon presiden pilihan Musra bisa saja tidak mendapatkan dukungan dari Jokowi, tetapi apabila itu terjadi tidak akan menggoyahkan ketetapan relawan mengikuti Jokowi.
Baca Juga: Andi Gani: Tidak Ada Bandar, Tidak Ada Orang Kuat di Balik Musra
"Harapannya kami Musra ya seperti itu, didukung Pak Jokowi, tapi tidak masalah. Mudah-mudahan sama, kalau pun tidak kami tetap tegak lurus kepada Pak Jokowi," katanya lagi.
Di sisi lain, Andi mengaku Jokowi belum memberikan kepastian apakah akan memenuhi undangan menghadiri langsung Musra di Bandung pada 28 Agustus nanti. (Antara)
Berita Terkait
-
Jan Ethes Mengaku Ingin Menjadi Presiden Seperti Jokowi, Warganet Ramai-ramai Mendoakan
-
Mendukung Prabowo Subianto Adalah Pilihan Paling Logis Bagi Jokowi Saat Ini
-
Roy Suryo Akhirnya Ditahan Terkait Meme Stupa Candi Borobudur Mirip Jokowi
-
Dukung Prabowo Pilihan Logis Jokowi di Pilpres 2024, Pengamat: Sinyal Paling Terang
-
Detik-detik Jan Ethes Lantang Akui Bercita-cita Jadi Presiden, Reaksi Kaget Jokowi Disorot Publik
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Mau Tukar Valas Sebelum ke Luar Negeri? Cek Lokasi BRI Money Changer Terdekat
-
Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik
-
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
-
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi