SuaraSumbar.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan 22 provinsi dan 263 kabupaten/kota sebagai zona merah kasus hewan tertular virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Salah satu pronvisi zona merah di Sumatera adalah Sumatera Barat (Sumbar).
"Hal tersebut dikarenakan lebih setengah dari selurug kota dan Kabupaten terjadi kasus PMK. Zona kuning Lampung, Kalbar, dan Sulsel, kurang 50 persen yang tertular PMK. Zona hijau di Papua, NTT, dan Maluku," kata Koordinator Tim Pakar Satgas Penanganan PMK, Wiku Adisasmito, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Rabu (20/7/2022).
Wiku menjelaskan, penentuan zonasi merupakan hasil olah data pencatatan intensif kasus yang dilaporkan oleh pemerintah daerah setempat.
“Ini didapatkan dari gabungan hasil pemeriksaan uji laboratorium dan pemeriksaan fisik yang menunjukkan gejala klinis PMK,” ujarnya.
Wiku juga menyebutkan bahwa sampai saat ini masih terjadi penambahan kasus sakit dan penurunan kasus.
Pemerintah terus berusaha melakukan vaksinasi pada hewan ternak agar tidak terjadi penularan lebih lanjut. Setidaknya ada 3 juta dosis vaksinasi. Vaksinasi tahap 1 sebanyak 800 ribu dosis sudah didistribusikan dan vaksinasi tahap 2 sebanyak 2,2 juta dosis sedang didistribusikan.
Data per 18 Juli, sebanyak 399.730 hewan ternak masih sakit, 163.863 dinyatakan sembuh. 4.266 potong bersyarat, 2.715 dinyatakan mati dan 235.867 belum sembuh.
Pemerintah meminta kepala daerah yang berada pada zona merah untuk melakukan penanganan berpedoman pada aturan dan edaran pemerintah. Tetap terapkan prokes hewan ternak. Pemerintah juga akan memberikan bantuan pada peternak untuk yang hewannya mati karena PMK.
Baca Juga: BNPB Sarankan Relokasi Sejumlah Rumah di Daerah Terdampak Banjir Garut
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Blue Bird yang Banyak Dilirik: Service Record Jelas, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Sepatu Jalan Kaki untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantalan Nyaman Bisa Cegah Nyeri Sendi
- 7 Sepatu Sandal Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Empuk Banget!
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
- Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Semua Sungai Dangkal Wajib Dikeruk Cegah Banjir Bandang Berulang, Ini Kata Gubernur Sumbar
-
Harimau Sumatera Muncul di Pemukiman Warga Agam Awal 2026, BKSDA Pasang Kamera Jebak
-
Tebing Ngarai Sianok Bukittinggi Longsor Usai Bencana Sumbar, Sawah Warga Terkikis dan Wisata Lesu!
-
Megawati Utus Ribka Tjiptaning Pimpin Relawan Kesehatan PDIP ke Sumatera, Kirim Dokter dan Perawat
-
Pemprov Sumbar Jamin Kebutuhan Korban Bencana di Huntara, Bantuan Bulanan Disiapkan