- Jadwal buka puasa Kota Padang Magrib 18.39 WIB.
- Doa berbuka dibaca sebelum makan, wujud syukur Ramadan.
- Pilih menu sehat seimbang menjaga kondisi tubuh.
SuaraSumbar.id - Jadwal buka puasa Kota Padang pada Senin (23/2/2026) menjadi informasi penting bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan tahun ini.
Dengan mengetahui jadwal buka puasa Kota Padang, masyarakat dapat memastikan waktu berbuka sesuai ketentuan syariat sehingga ibadah tetap terjaga nilainya.
Pada jadwal buka puasa Kota Padang Sabtu (23/2/2026), waktu Magrib menjadi penanda resmi berakhirnya puasa setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Informasi ini merujuk pada jadwal imsakiyah untuk wilayah Kota Padang, Sumatera Barat, yang setiap harinya mengalami perbedaan waktu beberapa menit.
Berikut rincian waktu dalam jadwal buka puasa Kota Padang hari ini:
MAGRIB: 18.39 WIB
ISYA: 19.48 WIB
Waktu Magrib menandai diperbolehkannya umat Muslim membatalkan puasa. Sementara itu, waktu Isya menjadi penanda dimulainya pelaksanaan salat Isya sekaligus rangkaian ibadah malam Ramadan seperti tarawih.
Menjelang waktu berbuka, umat Muslim dianjurkan mempersiapkan hidangan serta membaca doa berbuka sebagai bentuk rasa syukur. Doa yang umum diamalkan adalah:
"Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu."
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka."
Membaca doa sebelum menyantap makanan menjadi bagian dari rangkaian ibadah harian selama bulan Ramadan. Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk penghambaan dan rasa terima kasih atas nikmat yang diberikan.
Menu Terbaik
Selain memperhatikan jadwal imsakiyah Padang, pemilihan menu berbuka juga menjadi perhatian. Menu yang seimbang dapat membantu tubuh beradaptasi setelah seharian berpuasa.
Beberapa pilihan menu berbuka yang dapat menjadi referensi antara lain es buah segar yang kaya vitamin, salad buah dengan yogurt rendah lemak, serta puding buah rendah gula.
Kolak pisang juga tetap menjadi sajian khas Ramadan, dengan alternatif penggunaan susu skim sebagai pengganti santan dan pengurangan gula merah.
Berita Terkait
-
Lemomo Gandeng GIMF dalam Program Ramadan, Dorong Dampak Sosial dan Ekonomi
-
Ramadan Bikin Belanja Online Makin Ngebut, Tren Cashback Jadi Andalan Pengguna
-
Maksimalkan Sisa THR, Investasikan Jadi Emas Lewat BRImo Lebih Menguntungkan
-
Kenapa Bulan Syawal Identik Jadi Musim Menikah di Indonesia? Ini Asal-usulnya
-
Refleksi Pasca Lebaran: Mampukah Saya Konsisten Menjaga Versi Terbaik Diri?
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Buka HP dan Baca Pesan WA Ku, Wasiat Mahasiswa PNP di Buku Sebelum Ditemukan Tewas di Kos
-
Pengurus IKM Kini Bertabur Bintang, Andre Rosiade: Ada Potensi Investasi Rp 20 T ke Sumbar
-
Mahasiswa di Padang Ditemukan Tewas di Kamar Kos Dikenal Introvert di Kampus
-
Mahasiswa di Padang Ditemukan Tewas di Kos, Tubuh Sudah Hitam-Bengkak
-
KAI Divre II Sumbar Tutup Perlintasan Sebidang Liar di Paulima-Indarung