SuaraSumbar.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus berupaya meningkatkan program pengembangan UMKM melalui pemanfaatan digitalisasi serta perluasan akses pasar domestik dan ekspor.
Tujuan Bank Indonesia (BI) mengadakan event Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2022 ini adalah untuk mengembangkan UMKM dan mendukung industri kreatif, kegiatan ekspor, serta pemberdayaan perempuan. Hal ini selaras dengan upaya dukungan BRI dalam event KKI 2022, yang berlangsung pada 26 - 29 Mei 2022, di Jakarta Convention Center (JCC).
Bersama BI, perseroan memberikan kesempatan kepada UMKM Indonesia untuk meningkatkan kapasitasnya dan mendorong perluasan akses pasar serta digitalisasi UMKM. Terdapat lebih dari 200 UMKM yang ditampilkan secara fisik dan 500 UMKM melalui website.
UMKM tersebut menawarkan produk terkurasi, antara lain kain wastra, pakaian jadi, kerajinan, hingga kuliner dan gudang kopi nusantara.
Sinergi BRI dalam acara tersebut ditampilkan melalui pameran atau booth yang menyediakan akses permodalan atau Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi UMKM. Selain itu, BRI juga menyediakan pembukaan mercant QRIS dan digital saving BRI, serta mempermudah UMKM untuk melakukan transaksi secara digital.
Direktur Bisnis Kecil & Menengah BRI, Amam Sukriyanto mengatakan, perseroan menyambut baik kolaborasi dengan BI di event Karya Kreatif Indonesia 2022.
“Sebagai BUMN yang fokus di UMKM, kami siap untuk terus berkolaborasi dengan pihak-pihak yang sacara berkelanjutan melakukan pendampingan dan pemberdayaan UMKM agar naik kelas, salah satunya di event KKI Bank Indonesia ini," ujarnya.
Dalam event tersebut, BRI juga mendukung agenda business matching pembiayaan segmen mikro dan kecil melalui fasilitas akses UMKM ke kantor cabang BRI terdekat dengan lokasi usahanya. BRI pun turut memperkenalkan program akselerasi bisnis Pengusaha Muda BRILiaN (PMB) 2022, yang mana perseroan memberikan kesempatan kepada UMKM unggulan binaan dan mitra Bank Indonesia untuk dapat berpartisipasi.
Pengusaha muda BRILiaN merupakan program akselerasi untuk para pengusaha muda di Indonesia. Program ini juga sekaligus sebagai wadah untuk mewujudkan visi pemerintah dalam mendukung kemajuan UMKM di Indonesia.
Baca Juga: Kepercayaan Investor Terus Tumbuh, BRI Masuk dalam Top 50 Emiten & Best Financial Sector
Dengan program pengembangan sumber daya manusia yang unggul, pengusaha muda BRILiaN memiliki potensi untuk memanfaatkan kemajuan teknologi sehingga UMKM di Indonesia dapat naik kelas dan memiliki kualitas daya saing nasional & internasional.
“Melalui Program PMB 2022, kami optimistis dapat menciptakan pengusaha UMKM muda tangguh Indonesia untuk menjadi role model dan local heroes tingkat nasional maupun internasional. Dengan demikian, motivasi ini dapat mendorong UMKM lainnya untuk melakukan hal yang sama karena kesempatan bagi UMKM lainnya sangat terbuka lebar untuk mengikuti program ini,” pungkas Amam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
PAD Agam Capai Rp57,24 Miliar hingga April 2026
-
3 Bedak untuk Kulit Sensitif: Pilihan Aman agar Wajah Tetap Sempurna Tanpa Iritasi
-
Mobil Travel Masuk Jurang di Lembah Anai, Bagaimana Kondisi 7 Penumpang?
-
Kasat Lantas Solok Kota Dimutasi di Tengah Sorotan Rombongan Arteria Dahlan Foto di Sitinjau Lauik
-
Dinkes Pasaman Barat: Total 25 Orang Diduga Keracunan Bakso Tusuk, 3 Masih Dirawat