SuaraSumbar.id - Anggota Brimob dan istrinya di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) dikeroyok satu keluarga. Parahnya, pelaku menginjak-injak perut istri anggota Brimob yang sedang dalam kondisi hamil.
Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat mengatakan, korban bernama Briptu Ari Laswadi dan istrinya bernama Ratu Devi Yeni. Sedangkan pelaku masing-masing berinisial, MAA, PSS, dan AR.
"Dilakukan oleh satu keluarga yakni pelaku M A A, P S S dan A R," kata Iwan dalam keterangannya, dikutip dari Suara.com, Rabu (25/5/2022).
Menurut penuturan Iwan, aksi pengeroyokan ini berawal pada Sabtu (21/5) sekitar pukul 20.00 WITA saat Briptu Ari melerai MAA yang tengah berkelahi dengan salah satu pemuda.
"Korban berusaha melerai perkelahian dan sempat menasihati pelaku agar tidak melanjutkan perkelahian," ujar Iwan.
Setelah diberi nasihat, MAA pun bergegas pergi. Kemudian keesokan harinya, Briptu Ari kembali bertemu dengan MAA di sebuah pasar malam.
"Saat itu Korban menegur pelaku sambil menepuk pundak pelaku. Merasa keberatan kemudian pelaku bersama teman-temannya pulang kerumahnya dan mengadukan kejadian tersebut kepada orang tuanya," tuturnya.
Mirisnya, bukan menasihati MAA orang tuanya justru terprovokasi. Mereka bersama-sama mendatangi rumah korban dengan membawa senjata tajam.
Akibat peristiwa pengeroyokan ini, Briptu Ari menderita luka sobek di bagian kakinya akibat sayatan senjata tajam. Sedangkan istri Briptu Ari, yakni Ratu beberapa kali diinjak perutnya oleh pelaku AR.
Kekinian, ketiga pelaku pun telah berhasil diamankan. Iwan memastikan akan menindak tegas para pelaku.
"Kami akan tindak tegas seluruh pelaku sesuai hukum yang berlaku, dan mohon untuk mempercayakan proses hukumnya pada pihak kepolisian” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Soal Pengeroyokan Anggota Brimob di Padang, Ini Pengakuan Jandia Eka Putra
-
Polisi Tetapkan 5 Tersangka Kasus Pengeroyokan Anggota Brimob
-
Kronologi Kiper PSIS Semarang Jandia Eka Putra Diduga Pukul Anggota Brimob, Hingga Diperiksa Polisi
-
Jandia Eka Putra Diduga Pukul Anggota Brimob, Manajemen PSIS Semarang Siap Beri Bantuan Hukum
-
Diduga Pukul Anggota Brimob Saat di Pantai, Kiper PSIS Semarang Diciduk Polisi
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Mau Tukar Valas Sebelum ke Luar Negeri? Cek Lokasi BRI Money Changer Terdekat
-
Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik
-
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
-
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi