SuaraSumbar.id - Kalau tak punya uang, jangan pernah berani menyewa pekerja seks komersial. Sebab, selain merugikan orang yang open BO, bisa jadi Anda bakal berakhir babak belur.
Setidaknya, itulah yang dialami seorang pemuda di Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur ini.
Lelaki bernama Goudenth Teme itu, nekat menyewa PSK yang open BO via aplikasi Michat.
Namun, setelah PSK itu menyelesaikan pekerjaannya, Goudenth Teme baru mengatakan dirinya tak mempunyai uang untuk membayar.
Goudenth Teme mengira PSK tersebut tak berdaya. Tapi siapa sangka, Goudenth Teme justru babak belur hingga pingsan di jalan.
Peristiwa tersebut terjadi hari Sabtu (14/5) akhir pekan lalu. Kekinian, Selasa (17/5/2022), berita itu menjadi viral dan jadi buah bibir warganet.
Akun Instagram @kabarnegeri, menyebarluaskan informasi yang telah diberitakan media lokal TTU tentang hal tersebut.
Dalam pemberitaannya, Goudenth Teme menyewa PSK yang open BO via Michat itu hari SAbtu akhir pekan lalu pukul 18.00 WITA.
Melalui aplikasi kencan MiChat, Goudenth dan PSK tersebut akhirnya bersepakat bertemu setelah menyetujui harga jasa.
Baca Juga: Viral Tukang Siomay Bawa Tumpukan Uang Koin Rp 1000 untuk Daftar Naik Haji
"Kesepakatan harganya Rp 400 ribu. Korban lalu bertemu perempuan itu untuk berhubungan badan," kata Kapolres TTU AKBP Mohamad Mukhson melalui Kasat Reskrim Iptu Fernando Oktober.
Tapi, setelah berhubungan badan, Goudenth Teme mengakui tidak bisa membayar perempuan tersebut.
Karena kesal, PSK itu lantas mengontak pacarnya. Tak lama, sang pacar dan temannya datang ke lokasi kencan dan langsung mengeroyok Goudenth Teme.
Pacar PSK itu mengeroyok Goudenth Teme hingga mengalami memar serta bengkak di kepala. Akibat luka itu, Goudenth Teme pingsan di tempat.
Saat pingsan itulah, pacar dan teman PSK itu menggotong Goudenth Teme dan membuangnya begitu saja di pinggiran jalan raya.
"Sewaktu korban sadar, dia ke SPKT Polres TTU untuk laporan," kata kasat reskrim.
Berita Terkait
-
Viral Tukang Siomay Bawa Tumpukan Uang Koin Rp 1000 untuk Daftar Naik Haji
-
Alin Pangalima, Mahasiswi Ingin Jual Ginjal Demi Bangun Jembatan Selamatkan Warga Desanya
-
Dituding Medina Zein Open BO, Marissya Icha: Seolah-olah Aku Rendah Banget
-
Usai Transfer DP buat Open BO Malah Diancam Disebar, Pria di Jaksel Lapor ke Polisi
-
Keji! Lelaki Pencemburu di Minahasa Ini Robek Dada dan Remas Jantung Pacarnya hingga Tewas
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Hadapi Musim Kemarau, Kemenhut Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla di Jambi
-
Manfaat Timun untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui
-
Dari Pekerja Migran ke Pengusaha, BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Keterampilan Bisnis
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Hore! Bayi Orangutan Sumatera Lahir di Cagar Alam Jantho, Hasil Program Rehabilitasi Kemenhut