Suhardiman
Kamis, 05 Mei 2022 | 14:23 WIB
Pengendara mengisi BBM di SPBU. [Ist]

SuaraSumbar.id - Patra Niaga Regional Sumbagut mencatat pada 10 April 2022 hingga H-1 Idul Fitri, realisasi konsumsi BBM dan LPG meningkat jika dibandingkan masa Satgas RAFI tahun lalu.

Area Manager Communication Relation & CSR Sumbagut Pertamina Patra Niaga, Taufikurachman mengatakan, hingga H-1 Idul Fitri 2022, realisasi konsumsi BBM (Gasoline dan Gasoil) serta LPG terjadi peningkatan konsumsi jika dibandingkan rata-rata konsumsi harian pada masa Satgas RAFI 2021 di wilayah Sumbagut.

Produk gasoline di masa Satga RAFI 2022 meningkat sebanyak 11,12 persen dari Satgas RAFI 2021 yakni 12.002 Kilo Liter (KL) per hari menjadi 13.503 KL per hari.

Sedangkan produk gasoil meningkat 6,32 persen atau dari tahun lalu 7.490 KL per hari menjadi 7.995 KL per hari pada 2022.

"Untuk produk LPG PSO ada kenaikan 12,6 persen dari periode Satgas RAFI 2021, yaitu dari 2.385 Metrik Ton (MT) per hari menjadi 2.728 MT per hari," katanya melansir Antara, Kamis (5/5/2022).

Ia mengatakan, jika dibandingkan dengan rata-rata konsumsi normal harian, gasoline naik 2,8 persen, gasoil turun 5,5 persen dan LPG turun 7,1 persen.

Salah satu penyebab konsumsi gasoil menurun karena tidak beroperasinya kendaraan-kendaraan truk selama masa Idul Fitri.  Pihaknya memastikan ketersediaan stok BBM dan LPG aman.

"Seluruh personel Pertamina telah melakukan persiapan menyambut arus balik yang diperkirakan pada 6-8 Mei 2022," katanya.

Taufikurachman mengatakan, stok dan distribusi BBM, LPG dan avtur di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau dan Sumatera Barat dalam kondisi aman dan lancar.

Baca Juga: Dikira Tertidur, Kaserin Ditemukan Tewas Saat Mau Cari Pakan Buat Burungnya

"Ketahanan stok untuk Pertalite berada di atas 9 hari, Pertamax 29 hari, Solar 12 hari, Dexlite 30 hari, LPG 12 hari, dan avtur 34 hari," tukasnya.

Load More