SuaraSumbar.id - Ledakan bom di dalam mobil berpenumpang terjadi di Kabul, ibuk Kota Afghanistan pada Sabtu (30/4/2022). Seorang warga dilaporkan tewas dalam kejadian tersebut.
Ledakan bom kedua di ibu kota Afghanistan dalam dua hari itu terjadi saat kekhawatiran keamanan meningkat menjelang hari raya Idul Fitri.
ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan pada Sabtu itu, menurut keterangan dari saluran telegram kelompok itu.
"Seorang wanita tewas dan tiga lainnya terluka," kata juru bicara komandan Kabul Khalid Zadran kepada Reuters.
Sehari sebelumnya, sebuah ledakan menewaskan lebih dari 50 jemaah setelah sholat Jumat di sebuah masjid di Kabul di tengah serentetan serangan terhadap masjid selama bulan suci Ramadan.
Seorang saksi mata ledakan di van penumpang, Ali Maisam (19 tahun), yang sedang menunggu di luar toko roti terdekat pada saat itu, mengatakan dia melihat sejumlah mayat.
"Saya melihat orang-orang keluar dari minibus dengan wajah berdarah dan terbakar. Saya melihat empat mayat dibawa keluar dan seorang wanita termasuk di antara yang tewas," katanya.
Kekhawatiran tentang keamanan telah meningkat di seluruh Afghanistan ketika negara itu pada Minggu bersiap untuk merayakan Idul Fitri untuk pertama kalinya, dalam lebih dari 20 tahun, di bawah pemerintahan Taliban.
Sebelumnya, kelompok Taliban digulingkan dari kekuasaan menyusul invasi Amerika Serikat ke Afghanistan pada 2001.
Baca Juga: DUAARR Bom Meledak Jelang Idul Fitri di Kabul, Sumbernya dari Mobil Van Penumpang
Taliban merebut kembali kekuasaan pada Agustus 2021 setelah pasukan asing menarik diri dari negara itu dan sejak itu Afghanistan bergulat dengan meningkatnya serangan oleh ISIS.
Pihak berwenang Taliban pada Sabtu (30/4) mengumumkan bahwa Idul Fitri akan dirayakan pada hari berikutnya, yang ditandai dengan tembakan perayaan di jalan-jalan Kabul pada Sabtu malam.
Pihak berwenang juga bergerak untuk meredakan ketakutan masyarakat mengenai kondisi keamanan menjelang Idul Fitri.
"Kami memastikan kepada warga negara kami, kami akan memastikan keamanan selama Idul Fitri," kata juru bicara kementerian dalam negeri Afghanistan Abdul Nafee Takor. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Pengungsi Afghanistan di Indonesia: Sama Sekali Tidak Ada Jalan Kembali
-
Tak Kunjung Dapat Kepastian Dikirim ke Negara Ketiga, Pengungsi Afghanistan Mohon Bantuan Presiden Jokowi
-
Presiden China Xi JinpingBerharap Pertemuan Para Menlu Buahkan Damai Bagi Afghanistan
-
Kembali Dilarang Sekolah, Siswi SMP dan SMA Afghanistan Demonstrasi di Kabul
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar
-
BRI Hadirkan Qlola Mobile, Transaksi Bisnis Kini Bisa Lebih Fleksibel
-
Resmob Polda Sumbar Ungkap Dugaan Pencurian Alat Pendeteksi Banjir di Padang, Satu Orang Ditangkap
-
BRI Berikan Promo Khusus Hari Sumpah Pemuda, Belanja Pakai QRIS BRImo & Kartu BRI Debit Dapat Diskon
-
Harga Kebutuhan Pokok di Aceh Timur Stabil