SuaraSumbar.id - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis memperbolehkan warung makanan dibuka di siang hari bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah. Dengan catatan tidak boleh memamerkan makanan yang dijual pada orang-orang yang sedang berpuasa.
Berbeda dengan MUI Pusat, Ketua MUI Sumatera Barat (Sumbar), Buya Gusrizal Gazahar mengatakan, mempertimbangkan kebutuhan sebagian masyarakat yang membutuhkan restoran atau rumah makan terbuka di bulan Ramadhan adalah suatu hal yang baik.
Namun, kata Buya Gusrizal, hal itu harus memiliki pertimbangan yang lebih konprehensif dan berpijak kepada realita yang terjadi selama ini.
"Saya memandang bahwa aturan menutup restoran di bulan Ramadhan adalah lebih bijak dibandingkan membiarkan terbuka kecuali dalam kondisi tertentu yang sangat ketat," katanya, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Rabu (30/3/2022).
Gusrizal menyarankan pedagang di Sumbar disarankan untuk menutup warung makan atau restoranya selama bulan Ramadhan. Hal itu mempertimbangkan kondisi masyarakat Indonesia, khususnya di Sumbar adalah mayoritas umat Islam.
"Tentu secara umum, mereka yang dituntut berpuasa sangatlah banyak dan berpuasa adalah fardhu bagi kaum muslimin," ujarnya.
Adapun kebutuhan terhadap bukanya restoran, tidaklah terkait dengan seluruh orang yang tidak puasa karena bisa dipenuhi tanpa terbukanya restoran.
Kondisi selama ini, menurutnya, sudah sama-sama diketahui bahwa penegakan disiplin terhadap restoran yang buka itu agar menghormati orang yang berpuasa.
Baca Juga: MUI Sumbar Tegas Tolak Logo Halal Baru Kemenag, Ini Alasannya
Tag
Berita Terkait
-
Sidang Isbat 2022: Jadwal, Pihak yang Terlibat dan Tahapan Penentuan 1 Ramadan 1443 H
-
6 Hasil Ijtima' MUI Sumbar, Termasuk Pemunduran Waktu Salat Subuh
-
Aturan Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 1443 Hijriah
-
5 Amalan Persiapan Menyambut Bulan Suci Ramadhan Menurut Ustaz Abdul Somad
-
20 Twibbon Ramadhan 2022 Pasang Jadi Foto Profil WA, Instagram atau Facebook
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia