SuaraSumbar.id - Wilayah Sumatera Barat (Sumbar) termasuk salah satu provinsi yang kerap diguncang gempa. Salah satu daerah paling sering adalah Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, daerah Mentawai berada pada zona aktif gempa dengan beberapa lempeng megathrust. Sebagian besar aktivitas gempa terjadi pada lempeng subduksi yang bisa berpotensi destruktif.
"Mentawai terletak pada zona aktif gempa serta memiliki banyak lempeng subduksi," katanya dalam NGOPI (Ngobrol Pintar) yang bertemakan “Gempa Mentawai,” katanya, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Selasa (22/3/2022).
Dia mengatakan, berdasarkan tatanan tektonik, Kepulauan Mentawai berada pada lempeng Megathrust Mentawai-Pagai, Megathrust Mentawai-Siberut, Megathrust Batu, Megathrust Nias-Simelue, Megathrust Enggano, Megathrust Aceh-Andam.
Keberadaan Mentawai yang dikelilingi posisi megathrust itu, lanjutnya, menyebabkan Kepulauan Mentawai sering digoyang gempa.
Selain itu, megathrust Sumatera dapat memicu terjadinya gempa dengan skala yang lebih besar. Hal ini disebabkan oleh subduksi lempeng sebelah barat Sumatera yang landai, sedangkan subduksi lempeng sebelah selatan Jawa menukik
Katanya, dampak subduksi landai di barat Sumatera menyebabkan bidang tekan lebih kuat sehingga akumulasi terjadi maksimum.
"Zona subduksi lempeng Sumatera yang landai menyebabkan tekanan yang lebih kuat sehingga terjadi gempa dengan skala yang lebih besar," pungkasnya.
Baca Juga: Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Padang, Mantan Ketua KONI Sumbar Diperiksa Kejari
Tag
Berita Terkait
-
Tsunami Megathrust Ancam Tasikmalaya, BMKG: Ketinggian Gelombang Bisa Capai 23 Meter
-
Awas! Ada Siklon Tropis Charlotte di Samudra Hindia Selatan Jawa Tengah, Pulau Jawa Berpotensi Hujan
-
Rara Isti Wulandari Viral, BMKG Sebut Hujan Berhenti Bukan karena Hasil Kerja Sang Pawang
-
Satu Keluarga dan Babysitter Tewas Kesetrum di Pulogadung, Gitaris Roby Geisha Tersangka
-
Prakiraan Cuaca BMKG Pelabuhan Merak dan Daerah Pesisir Banten 22 Maret 2022
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Benarkah THR PNS 2026 Cair 26 Februari? Ini Besaran Nominalnya
-
5 Pilihan Hotel Nyaman dan Berkelas di Malang, Pas untuk Liburan atau Urusan Bisnis
-
Benarkah MBG Dibagikan Saat Sahur? Ini Penjelasan BGN
-
Besok Semen Padang FC vs Bhayangkara FC di Lampung, Ini Target Kabau Sirah
-
Jadwal Buka Puasa Bukittinggi Terbaru, Senin 23 Februari 2026