SuaraSumbar.id - Seorang pejalan kaki dilaporkan tewas di jalan lintas Bukittinggi-Payakumbuh, Sumatera Barat, usai ditabrak pengendara yang melarikan diri.
Polisi saat ini masih menyelidiki kasus kecelakaan yang menghilangkan nyawa Adi Mandra (46), warga Nagari Lambah Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam itu.
Kasat Lantas Polres Bukittinggi, AKP Ghanda Novidiningrat mengatakan, tabrak lari ini terjadi pada Selasa (15/3/2022). Pihaknya sedang menyelidiki pelaku dari saksi mata dan rekaman kamera pengintai.
"Kejadian diketahui terjadi pada pukul 04.00 WIB. Korban diduga ditabrak mobil dari arah Bukittinggi menuju Payakumbuh," katanya, dilansir dari Antara, Rabu (16/3/2022).
"Kondisi jalan saat kejadian sangat sepi. Kami harus melakukan penyelidikan mendalam melalui rekaman dari kamera pengintai beberapa toko dan rumah warga yang dihimpun," katanya lagi.
Kuat dugaan, korban ditabrak saat sedang menyeberang jalan. "Kepala korban pecah, luka-luka robek pada seluruh bagian tubuh dan patah tulang tangan dan kaki kemudian dibawa ke RSAM Bukittinggi," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
7 Fakta Unik Kebun Binatang Bukittinggi, Taman Margasatwa Tertua Indonesia
-
BMKG Jelaskan Soal Gempa Nias Selatan Magnitudo 6,7 yang Bikin Panik Warga Sumbar hingga Berhamburan ke Luar Rumah
-
Gempa Magnitudo 6,7 Nias Selatan Terasa Keras di Sumbar, Warga Agam Berhamburan ke Luar Rumah
-
Usut Kematian Tersangka di Agam, Polda Sumbar Turun Tangan
-
Duh, Kera Ekor Panjang Rusak Belasan Cermin Cembung di Kelok 44 Agam
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pengamat Nilai Transformasi Danantara Perkuat Kontribusi Pajak BRI bagi Negara
-
30 Tahun Menanti Perbaikan Drainase, Warga Dadok Tunggul Hitam Kembali Diterjang Banjir Parah
-
Banjir Terjang Kota Padang, 2.033 Warga Dievakuasi
-
Hadapi Musim Kemarau, Kemenhut Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla di Jambi
-
Manfaat Timun untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui