SuaraSumbar.id - Penceramah Sugi Nur Raharja alias Gus Nur menyebut sistem pemerintahan oligarki saat ini sulit untuk dirubah. Bahkan, dia pesimis Anies Baswedan mampu melawan sistem politik itu jika masih dirusak cukong-cukong saat pemilihan.
Gus Nur mengatakan jangan berharap kepada Anies Baswedan. Paling penting, katanya, pastikan dulu siapa di belakang Anies.
"Pak Anies saya ndak butuh uangnya sampeyan, harta sampeyan, pokoknya saya nggak butuh. Kalau mau calonkan diri sebagai presiden, saya butuh iman amanah sampeyan, tanda tangan politik, di belakang sampeyan nggak ada bandar, liberal, sekuler, oligarki, maka Insya Allah harta nyawaku waktuku semua yang ada sumber daya saya infaqkan ke sampeyan," ujar Gus Nur, dikutip dari Hops.id - jaringan Suara.com, Selasa (15/3/2022).
Jika Anies menjamin tidak dibeking oligarki, Gus Nur menegaskan akan mengongkosi Anies sekuatnya tanpa transaksional. "Kalau terpilih, saya butuh iman kamu, di dadamu hanya ada Allah Rasulullah," ujar Gus Nur.
Menurut Gus Nur, sistem politik Indonesia saat ini sudah rusak hancur dengan sandera oligarki. Bahkan, sekelas Anies Baswedan pun bakalan susah melawan sistem seperti ini.
"Siapapun selama sistemnya seperti ini ya nggak bisa, 1000 Anies Baswedan itu tadi kalau dibiayai cukong, bandar, oligarki kita hanya mengulang kesalahan yang sama, hanya berubah casing, onderdil tetap sama,"jelasnya.
"Jangan berharap ke Anies Baswedan, berharap kepada Allah, kita panjatkan diap doa kepada Allah, Insya Allah bisa, disamping berharap Allah. Kalau mau dapat pemimpin yang baik Anda harus punya harga diri, kalau ada yang bwa uang ke Anda, lempar duit itu, bilang aku miskin tapi ada harga diri, aku butuh imanmu," jelasnya.
Berita Terkait
-
Tinjau Lokasi, Tim Advokasi Korban Banjir Kali Mampang Sebut di Lokasi Tak Ada Pengerukan
-
Anies Bawa Tanah dari Lokasi yang Dulu Digusur Ahok Dalam Kendi Nusantara di IKN, Wagub DKI: Yang Penting Tanah Jakarta
-
Politisi PDIP Kritik Anies Baswedan yang Bawa Tanah Kampung Akuarium ke IKN Nusantara
-
Tanah Kampung Akuarium yang Dibawa Anies ke IKN Dikritik Politisi PDIP, Wagub: Semua Tanah di Jakarta Sama, Apa Bedanya?
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Berhenti dan Foto-foto di Tikungan Sitinjau Lauik
-
Kasus HIV di Pekanbaru Melonjak Tajam, Dinkes Riau Ungkap Fakta dan Pemicu Utamanya
-
Kecelakaan Truk Batu Bara di Jalur Sitinjau Lauik, Sopir Terluka Usai Banting Setir ke Selokan
-
Erupsi Gunung Marapi Minggu Pagi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 500 Meter, Status Masih Waspada
-
Buka HP dan Baca Pesan WA Ku, Wasiat Mahasiswa PNP di Buku Sebelum Ditemukan Tewas di Kos