SuaraSumbar.id - Video lawas seorang ustaz yang menyebut bahwa semua orang Indonesia kafir, kembali viral di media sosial.
Ustaz itu mengatakan kafir lantaran orang Indonesia mempercayai sistem pemerintahan atau hukum thaghut.
Hukum thaghut sendiri diartikan dalam agama Islam yang merujuk kepada sesuatu yang disembah atau ditaati selain Allah swt.
"Hadirin yang dirahmati Allah SWT, bapak hadirin, saya jadi sedih. Kesedihan saya ada di sini pak," buka ustaz tersebut melalui kanal youtube Portal Puyengan, dikutip dari Suarajawatengah.id, Senin (14/3/2022).
"Sejak tahun 1945 yang konon katanya Indonesia merdeka. Berarti sudah berapa puluh juta, atau berapa ratus juta bangsa Indonesia yang mati disyirikkan dikafirkan oleh sistem (Pemerintahan)," sambungnya.
Lantas, sang ustaz merasa sangat prihatin dengan kondisi bangsa Indonesia. Menurut ustaz ini, serajin apapun orang muslim Indonesia melaksana ibadah. Akan tetapi ibadahnya sia-sia karena mempercayai pemerintahan.
"Saya sedih siapa tahu mereka adalah bapak ibu kita, saya sedih siapa tahu mereka adalah kakak dan adik kita,” jelasnya.
“Walaupun dia salat, walaupun dia puasa, walaupun dia sedekah, walaupun dia baca Quran siang dan malam, tetapi di dalam hatinya masih mengakui hukum thaghut, musyrik," tegas ustaz tersebut.
Usut punya usut, meski identitas ustaz tersebut belum diketahui siapa namanya. Namun, ustaz ini diduga dari kalangan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Organisasi Islam ini memang dikenal ingin mengubah dasar negara Pancasila menjadi khilafah.
Baca Juga: Geger! Sebut Semua Orang Indonesia Kafir, Ustaz Ini Tuai Hujatan Netizen: Wajib Diperangi!
Sayangnya, organisasi HTI sudah lama dibubarkan oleh pemerintahan Presiden Jokowi pada tahun 2017. Hal itu disebabkan organisasi ini dianggap berbahaya dan dapat mengancam kedaulatan Negara Indonesia.
Sontak saja pernyataan ustaz tersebut langsung dibanjiri komentar netizen. Sebagaian besar dari mereka tak terima dengan melontarkan tanggapan negatif.
"Wkwkwk yang bener-bener Islam cuman orang-orang HTI. Yang masuk surga cuman orang HTI. Wkwkwk semua kafir kecuali orang-orang HTI," ujar akun Arif Wija**.
"Khawarij akhir zaman ini, wajib diperangi. Hadist sholih dari Rasulullah diperangi penyebarannya, pola pikirnya, kalau manusianya masih bersyahadat tidak boleh dibunuh," tutur akun Arman Mau**.
"Belajar agama itu untuk jadi hamba, bukan jadi Tuhan," imbuh akun Vino**.
"Herannya orasi makar berkedok tabligh keagamaan seperti ini tidak ditindak lanjuti secara hukum. Secara tersirat orator mengajurkan pemirsa untuk menggulingkan pemerintahan yang sah," sahut akun Kang Koer**.
Berita Terkait
-
49 BUMN Ikut Ambil Bagian dalam Program Kolaborasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan BUMN
-
Kolaborasi TJSL BUMN Provinsi Banten, BRI Tegaskan Komitmen Penyaluran Bantuan pada Masyarakat
-
Pendapatan AgenBRILink Deska di Unit Sengkol Praya, Lombok Capai Rp20 Juta
-
Agen BRILink Mampu Sumbang Fee Based Income Rp1,3 Triliun per Tahun
-
Wakil Menteri BUMN: Peran Agen BRILink Penting dalam Layani Kebutuhan Transaksi Masyarakat
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Menteri Pariwisata Dorong Perpanjangan Runway Bandara di Mentawai
-
Opini: Menelaah Pertanggungjawaban Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar
-
Cara Mencegah Kapalan di Kaki Agar Tidak Semakin Tebal dan Menyakitkan
-
Pemkot Padang Panjang Hibah Rp 3 Miliar untuk Pemulihan Aceh
-
Tarif Air PDAM Padang Panjang Disesuaikan Setelah 16 Tahun, Apa Dampaknya bagi Pelanggan?