SuaraSumbar.id - Tersangka kasus dugaan eksploitasi seksual terhadap anak di Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, meninggal dunia. Pelaku berinisial GA (34) itu tewas dalam perjalanan menuju RSUP M Djamil Padang pada Selasa (9/3/2022).
Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan mengatakan, tersangka meninggal dunia di Puskesmas Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman. Saat itu, GA sudah hilang kesadaran.
"Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas medis, tersangka dinyatakan meninggal dunia," katanya, Kamis (10/3/2022).
Setelah itu, jasad korban langsung dibawa kembali ke RSUD Lubuk Basung dan jenazahnya diserahkan ke keluarga di Cumateh, Jorong V Sungai Jaring, Kecamatan Lubuk Basung.
Dwi Nur Setiawan mengatakan, tersangka ditangkap berdasarkan dengan Laporan Polisi Nomor: LP/53/III/2022/RES AGAM/SPKT/POLDA SUMBAR, tanggal 05 Maret 2022, tentang Dugaan Tindak Pidana Eksploitasi Seksual Terhadap Anak.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, GA ditetapkan sebagai tersangka dan diterbitkan surat perintah penangkapan.
Dari hasil penyelidikan, tersangka diketahui berada di sebuah pondok yang terletak di kebun sawit miliknya. Kemudian, setelah memastikan target sudah berada di tempat dan membawa seorang anak perempuan, Tim Reskrim Polres Agam bergerak menuju TKP.
Lantaran tidak memungkinkannya TKP dicapai dengan mobil, maka dua orang anggota mengendarai sepeda motor. Sedangkan dua unit mobil yang ditumpangi tujuh orang anggota lainnya berjalan kaki menuju TKP.
Petugas yang mengendarai sepeda motor lebih dulu tiba di TKP. Polisi tersebut mendobrak pintu bagian belakang pondok, karena pintu depan terkunci dengan gembok dari luar.
Sedangkan satu orang petugas lainnya berjarak sekitar tiga meter di belakangnya. Kemudian, petugas melihat tersangka berlari ke sisi kiri ruangan mengambil sebuah sabit atau arit.
Baca Juga: Konflik Manusia dan Beruang Madu Kerap Terjadi di Agam, Ternyata Ini Penyebabnya
Merasa terancam dengan perlawanan tersangka, satu orang petugas melakukan upaya pengamanan. Akibatnya, terjadi pergumulan lalu satu orang petugas lainnya datang membantu.
"Tersangka dapat diamankan dan 15 menit kemudian barulah personil lainnya tiba di TKP," katanya.
Saat itu, terlihat bagian hidung dan mulut tersangka mengeluarkan darah. Petugas pun langsung membawa tersangka ke RSUD Lubuk Basung untuk diberikan pertolongan medis hingga dirujuk ke RSUP M Djamil Padang.
Sementara itu, Kakak GA, Neli mengatakan, pihak keluarga mempertanyakan proses penangkapan dan pemeriksaan yang dilakukan petugas, sehingga menyebabkan adiknya meninggal dunia.
"Kami tidak membela jika ada tindakan adik saya melanggar hukum. Silahkan proses sesuai hukum yang berlaku. Namun ini dipulangkan dengan kondisi seperti ini, tentu kami tidak menerima," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Mantri BRI Tempuh Perjalanan Antardesa untuk Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud
-
Transformasi BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Dukung Program Prioritas Pemerintah
-
Bisnis Usaha Gula Merah Rosidah Berkembang Pesat Berkat KUR BRI
-
Percepat Program 3 Juta Rumah, Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan Tuai Apresiasi
-
AKBP Terlapor Dugaan Pelecehan Polwan Batal Dilantik jadi Kabid Dokkes Polda Sumbar