SuaraSumbar.id - Jajaran Polres Kota Pariaman, Sumatera Barat, menembak dua pelaku pencurian onderdil. Polisi juga mengungkap bahwa otak pelaku pencurian tersebut residivis kasus pembunuhan.
“Otak pencurian ini berinisial HY. Dia pernah dua kali masuk penjara,” kata Kasat Reskrim Polres Kota Pariaman, AKP Muhammad Arvi, dikutip dari Klikpositif.com - jaringan Suara.com, Kamis (10/3/2022).
Pelaku HY masuk penjara pertama kali karena kasus pembunuhan. Kedua, dia terjerat kasus pencurian. Pelaku HY ini diduga otak yang mengatur dalam setiap aksi kejahatan.
“Malam saat penangkapan, mereka mengakui akan melakukan pencurian lagi,” katanya.
Menurutnya, dua pelaku pencurian tersebut terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan saat diciduk Tim Sparta Reskrim Polres Kota Pariaman.
“Pelaku yang tertangkap 3 orang dan 1 orang penadah,” ungkapnya.
Para pelaku ini berasal dari Solok Selatan. Sementara penadah hasil curian (1 orang) adalah warga Kabupaten Solok.
“Mereka komplotan pencuri spesialis ruko. Komplotan ini membobol ruko korban dan merampas barang dagang. Mereka beraksi menggunakan mobil bak terbuka,” sebut Arvi.
Baca Juga: 4 Orang Sopir Truk di Padang Perkosa Gadis 13 Tahun, Digilir di Pelabuhan Teluk Bayur
Berita Terkait
-
Pembangunan Water Park Ulakan Tapakih Butuh Investasi Rp10,5 Miliar
-
Punya Toilet di Rumah, Sejumlah Warga Pariaman Ternyata Masih Buang Air Besar di Pantai
-
Polisi Tetapkan 2 Tersangka Dugaan Korupsi di RSUD Pariaman, Kerugian Negara Capai Rp 900 Juta
-
Riki Ditemukan Tewas di Aliran Sungai
-
Hilang 3 Hari, Mayat Seorang Petani Padang Pariaman Ditemukan Mengambang di Sungai
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
12 Anak Diduga Keracunan Bakso Tusuk di Pasaman Barat, Ada Balita 2 Tahun
-
Lonjakan Ekspor CPO Sumbar di Tengah Konflik Timur Tengah: India dan Pakistan Jadi Pasar Utama
-
Tips Cegah Anak Laki-Laki Menjadi Pelaku Pelecehan Seksual Verbal
-
Terdakwa Kasus Peredaran 50 Kg Sabu Dituntut Hukuman Mati
-
Gunung Marapi Erupsi, Kolom Abu Mencapai 1,6 Km, Status Masih Waspada