SuaraSumbar.id - Satpol PP dan Damkar Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar), menyita ratusan liter minuman keras jenis tuak dalam operasi yustisi pada 15 hingga 20 Februari 2022.
Operasi itu berlangsung di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Lubuk Sikaping, Bonjol, Panti dan Padang Gelugur.
Kabid Tibum Tranmas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pasaman Zulfahmi mengatakan, awalnya petugas mendapat informasi bahwa di beberapa kecamatan di daerah itu terdapat penjualan tuak.
"Diduga tempat-tempat penjualan tuak itu sudah meresahkan warga sekitar," kata Zulfahmi, melansir covesia.com--jaringan suara.com, Selasa (22/2/2022).
Petugas lalu turun ke lokasi dan menyita barang bukti ratusan liter tuak. Selanjutnya, barang bukti itu dibawa ke Mako Satpol PP dan Damkar Pasaman.
"Ada 233 liter tuak yang diamankan dalam operasi di beberapa lokasi itu," jelasnya.
Sedangkan terhadap delapan orang pedagang yang kedapatan menjual tuak itu diberi surat teguran tertulis.
"Masing-masing sudah kita buatkan surat pernyataannya. Jika nanti mereka masih melakukan hal serupa, maka kasusnya akan kita limpahkan ke pengadilan," tukasnya.
Baca Juga: KSAD Dudung Abdurachman Dapat Gelar Adat Sasak yang Memiliki Arti Kesatria Sakti Mandraguna
Berita Terkait
-
Razia Lokasi Penambangan Emas Di Gunung Botak, Kapolres Buru: Bakar Semua Tenda Yang Berdiri, Ratakan Dengan Tanah!
-
Razia Polisi: Kafe dan Bar di Palembang Masih Didapati Buka Sampai 02.00 Wib Dini Hari
-
Pria Berseragam Ormas Pungli Penjual Martabak Ditangkap: Uangnya Habis Beli Tuak
-
140 Kantong Tuak dan 27 Jerigen Arak Terjaring Dalam Penggerebekan Polisi di Ketapang
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Angin Puting Beliung Terjang Agam, Dua Rumah Rusak dan Warung Tertimpa Pohon
-
Kronologi Aksi Foto Rombongan Arteria Dahlan di Tikungan Sitinjau Lauik: Bermula dari Miskomunikasi
-
Bandara Minangkabau Padat, 47 Penerbangan Hilir Mudik dalam Sehari, Rute Jakarta Mendominasi
-
Buntut Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Sitinjau Lauik, Kapolres Solok Kota Minta Maaf
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk