SuaraSumbar.id - Seorang narapidana kasus pembunuhan mencoba kabur dari penjara dengan cara memanjat atap Blok Hunian A-8 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (27/1/2022).
Sayangnya, usaha napi berinisial S itu digagalkan petugas Lapas yang berhasil memantau pergerakan narapidana lewat Sistem Kontrol Keliling Digital (SIKODI).
"Warga binaan itu mencoba melarikan diri dengan memanjat atap menggunakan kain sarung dan handuk," kata Kepala Lapas Kelas II A Padang, Era Wiharto.
Usai diamankan, kata Era, WBK tersebut kembali di selkan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut serta dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut sesuai dengan aturan yang berlaku guna mendeteksi apakah ada keterlibatan WBP lain dalam percobaan pelarian ini,.
"Ini adalah kerja keras rekan-rekan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban Lapas Padang. Terus waspada dan lakukan deteksi dini sesering mungkin," tuturnya.
Sementara Kakanwil Kemenkumham Sumbar, R. Andika Dwi Prasetya mengatakan, sebagai pelopor sistem kontrol keliling yaitu SIKODI. Ini adalah perintahkan untuk seluruh Lapas/Rutan/LPP/LPKA se-Sumbar untuk menerapkan konsep yang dikembangkan oleh Kalapas.
"Ini terbukti, dalam kurun waktu terakhir beberapa kali upaya WBP melakukan gangguan kamtib di Lapas Padang bisa digagalkan," katanya.
Kontributor : B Rahmat
Baca Juga: Napi Kabur dari Lapas Empat Lawang, Petugas Masih Lakukan Pengejaran
Berita Terkait
-
Napi Narkoba Kabur dari Lapas Kelas 1 Tangerang, Diduga ke Riau
-
Napi Kabur Berulang, Komisi III Minta Bareskrim Selidiki Indikasi Ada 'Permainan' di Lapas
-
Selidiki Napi Narkoba Kabur Dari Lapas Tangerang, Kemenkumham Siap Beri Sanksi Tegas
-
Terungkap! Napi Narkoba Kelas 1 Tangerang Kabur Dengan Cara Ini
-
Satu Napi Narkoba Lapas Kelas 1 Tangerang Kabur, Tim Laukan Penyelidikan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi