SuaraSumbar.id - Pemkab Padang Pariaman, Sumatera Barat meminta perantau untuk mensosialisasikan pentingnya vaksinasi Covid-19 bagi keluarga yang berada di kampung halaman. Pasalnya realisasinya hingga saat ini masih rendah dibanding daerah lainnya.
"Capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Padang Pariaman berada pada angka 50-an persen," kata Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, melansir Antara, Minggu (23/1/2022).
Ia mengatakan, angka capaian vaksinasi tersebut masih jauh dari target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat, yakni minimal 70 persen. Sehingga dapat berakibat pada pemotongan dana alokasi umum yang diterima daerah itu.
Padahal daerah itu membutuhkan dana dari pemerintah pusat untuk menjalankan program serta visi dan misi guna mempercepat pembangunan dan menyejahterakan masyarakat di daerah itu.
"Semua itu tidak akan bisa terwujud tanpa dukungan dari dunsanak di rantau yang bernaung dibawah PKDP," katanya.
Terlepas dari itu vaksinasi merupakan upaya untuk menciptakan kekebalan kelompok guna mengakhiri pandemi Covid-19 yang tidak saja berdampak pada kesehatan dan sosial namun juga ekonomi.
Sebelumnya, realisasi vaksinasi dosis pertama di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) hingga Selasa (4/1) mencapai lebih dari 167.000 orang atau baru 49,01 persen dari target sasaran yang ditetapkan.
Pihaknya saat ini terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak mulai dari TNI, Polri, BUMD, pemerintah nagari dan korong, serta tokoh agama dan adat agar realisasi vaksinasi di Padang Pariaman dapat terus meningkat.
Baca Juga: Sifat Asli Sopir Truk Kecelakaan Maut Balikpapan Dibongkar, Publik Ungkap Hal Tak Terduga
Berita Terkait
-
Polisi Gandeng Perusahaan untuk Sediakan Gerai Pelayanan Vaksinasi Penguat di Daerah Industri Bekasi
-
Banyak Masalah Soal Vaksinasi Covid-19, Komisi Kesehatan DPR Bakal Bentuk Panja, Desak Pemerintah Serius Tangani
-
Antisipasi Persebaran Varian Omicron, Pemkab Pasuruan Kian Gencarkan Vaksinasi Massal
-
DPRD Dorong Pemkot Medan Perbanyak Vaksinasi Anak
-
Cegah Penyebaran Omicron, Pemkab Pasuruan Percepat Vaksinasi
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Jangan Asal Ngomong! 6 Kata Kasar Bahasa Minang yang Perlu Diketahui
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan