SuaraSumbar.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam aksi pembongkaran rumah keluarga Salehiyah di Sheikh Jarrah. Penggusuran tersebut merupakan tindakan teror yang dilakukan secara sistematis oleh Israel terhadap rakyat Palestina.
Hal itu dinyatakan Ketua MUI bidang Hubungan Luar Negeri, Prof Sudarnoto Abdul Hakim. “Mendukung sikap Shaikh al-Azhar Shaikh Ahmd El- Taheb dan Raja Yordania Abdullah yang mengutuk pembongkaran rumah keluarga Salehiyah di Sheikh Jarrah dan melakukan penangkapan terhadap beberapa orang Rabu yang lalu. Pembongkaran ini adalah tindakan teror yang sangat kasat mata dilakukan secara sistematis terhadap rakyat Palestina,” katanya,
Ia mengatakan, terorisme adalah musuh nyata setiap orang dan negara manapun. Atas dasar itu, perlawanan yang dilakukan oleh rakyat Palestina terhadap kezaliman teroris rezim Israel dan zionis adalah langkah berani dan terhormat.
“Mereka adalah pahlawan. Karena itu, negara-negara manapun harus juga bertekad melawan dan memerangi terorisme. Amerika yang mempelopori "lawan terorisme" haruslah berada di garda depan menghentikan tindakan zionisme ini,” kata dia.
Ia mengatakan Amerika juga seharusnya mempelopori perubahan konstruktif PBB agar lembaga dunia ini benar benar berdaya menghentikan genosida di Palestina.
“Seret Israel ke pengadilan internasional atas semua kejahatan dan pelanggaran berat HAM yang telah berjalan bertahun-tahun..Karena itu, masyarakat sipil di negara manapun perlu memperkuat aliansi mendorong agar Israel diberi sanksi internasional,” kata Prof Sudarnoto.
Ia mendukung sepenuhnya upaya pemerintah Indonesia untuk membela rakyat dan bangsa Palestina sesuai dengan amanah Pembukaan Undang undang Dasar.
“Ketegasan pemerintah sangat dibutuhkan sehingga tidak ada satu pejabat tinggi negara pun, aktor dunia usaha, tokoh publik dan warga Indonesia yang melakukan hubungan dan menerima ajakan membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Jangan khianati amanah pembukaan Undang-undang Dasar, dukung dan bantu terus perjuangan rakyat dan bangsa Palestina,” ujar dia. (Antara)
Baca Juga: Buku Ahed Tamimi: Perjuangan Gadis Palestina Melawan Ketidakadilan
Berita Terkait
-
Kemenag Turunkan Biaya Sertifikasi Halal, Biayanya Tak Sampai Sejuta
-
Ketua MUI Bongkar Identitas Muhammad Kece, KTP Masih Agama Islam Tapi Izin Untuk Terus Kristen
-
Keluarga di Sheikh Jarrah Diusir Paksa, Kedubes Palestina Kutuk Israel
-
MUI Payakumbuh Sisir Keberadaan Aliran Sesat Bab Kesucian, Ini Hasilnya
-
Cerita Mulan Jameela yang Mantap Berhijab Pulang dari Palestina, Dipuji Makin Cantik oleh Ahmad Dhani
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
45 Kuda Raih Podium di IHR Merdeka Cup 2026, Disaksikan 18.000 Pengunjung
-
Inilah Cerita Tentang Dewi Natalia, Mantri BRI yang 15 Tahun Lawan Rentenir dan Dukung Pedagang
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM
-
Raih Penghargaan, BRI Dorong Transformasi Digital Lewat BRImo Taiwan
-
DPLK BRI Tegaskan Komitmen ESG Lewat Raihan Kehati ESG Award 2026