Salah satu pelaku usaha hadir dalam acara Festival Panen Raya Nusantara. [Dok.Istimewa]
Salah satu upaya yang dilakukan adalah pengelolaan hutan berbasis masyarakat melalui perhutanan sosial. Terdapat 231 ribu ha kawasan hutan yang dikelola masyarakat dengan berbagai skema perhutanan sosial.
Untuk mengembangkan ekonomi masyarakat pengelola perhutanan sosial, juga dikembangkan usaha-usaha berbasis potensi. Termasuk melakukan fasilitasi pengembangan usaha seperti penyulingan minyak kayu putih, pengembangan usaha madu galo-galo dan lainnya.
Sementara itu, ada 42 kelompok usaha yang menampilkan produk mereka. Sebagian sudah diproduksi dalam skala besar. Salah satunya pupuk kompos milik Kelompok Usaha Kompos LPHN Pakan Rabaa. Kelompok usaha ini telah memproduksi sebanyak 15 ton pupuk kompos.
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Buka HP dan Baca Pesan WA Ku, Wasiat Mahasiswa PNP di Buku Sebelum Ditemukan Tewas di Kos
-
Pengurus IKM Kini Bertabur Bintang, Andre Rosiade: Ada Potensi Investasi Rp 20 T ke Sumbar
-
Mahasiswa di Padang Ditemukan Tewas di Kamar Kos Dikenal Introvert di Kampus
-
Mahasiswa di Padang Ditemukan Tewas di Kos, Tubuh Sudah Hitam-Bengkak
-
KAI Divre II Sumbar Tutup Perlintasan Sebidang Liar di Paulima-Indarung