SuaraSumbar.id - Baru-baru ini, Apple menyebut kepada pemasok suku cadangnya bahwa permintaan untuk seri iPhone 13 lemah. Bloomberg dalam laporannya mengatakan, ini merupakan sebuah langkah yang menandakan penurunan minat di kalangan konsumen.
Apple sendiri telah memangkas produksi iPhone 13 sebanyak 10 juta unit, turun dari target 90 juta, karena imbas dari kekurangan pasokan chip global.
Namun sekarang, menurut Bloomberg, perusahaan itu telah memberi tahu vendor bahwa angka-angka itu tampaknya tidak mungkin.
Para analis memperkirakan permintaan akan tetap stabil untuk produk baru, tetapi menurunkan perkiraan pengiriman karena masalah rantai pasokan membebani perusahaan. Selain itu, juga banyak pengecer yang mengalami kekurangan persediaan.
Konsumen, yang menghabiskan banyak uang untuk ponsel dan laptop baru selama pandemi saat mereka tinggal di dalam rumah, sekarang menghabiskan lebih banyak uang untuk liburan dan kegiatan di luar ruangan.
“Saat lockdown mulai dilonggarkan, pengeluaran kembali untuk aktivitas pengalaman ini, jadi mungkin lebih sedikit untuk iPhone baru. Kami percaya bahwa permintaan (iPhone) kemungkinan akan meningkat pada 2022,” kata analis Counterpoint Research, Tarun Pathak, dikutip dari Hops.id - jaringan Suara.com, Jumat (3/12/2021).
Sementara itu, analis IDC Ryan Reith percaya bukan karena permintaan untuk smartphone yang melemah, tetapi belanja konsumen yang melambat karena pandemi.
Chief Executive Officer Apple Tim Cook telah memperingatkan pada bulan Oktober bahwa dampak dari kendala pasokan, yang merugikan perusahaan sebesar $6 miliar dalam penjualan pada kuartal keempat, akan lebih buruk selama kuartal liburan bahkan ketika permintaan untuk jajaran produk baru.
Krisis chip global memang memengaruhi beberpaa industri, termasuk industri teknologi, dan Apple adalah salah satu yang merasakan dampaknya. Krisis diduga timbul karena tingginya permintaan untuk smartphone dan gadget pribadi selama pandemi virus corona.
Baca Juga: Tak Laris, Target Produksi iPhone 13 Dikurangi Hingga 70 Juta Unit
Tag
Berita Terkait
-
Ikuti Jejak Xiaomi dan Apple, Oppo Segera Kembangkan Mobil Listrik
-
Apple Gugat NSO Group Usai Spyware Pegasus Serang Pengguna iPhone
-
Fitur Iphone 13 yang Dimanfaatkan untuk Membuat Video hingga Film!
-
Belikan iPhone 13 untuk Istri, Pria Ini Menabung Rp70 Ribu Per Hari Selama Setahun
-
Dimensity 9000 Usung Performa Tinggi, Sepadan dengan Apple A15 Bionic?
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Mobil Travel Masuk Jurang di Lembah Anai, Bagaimana Kondisi 7 Penumpang?
-
Kasat Lantas Solok Kota Dimutasi di Tengah Sorotan Rombongan Arteria Dahlan Foto di Sitinjau Lauik
-
Dinkes Pasaman Barat: Total 25 Orang Diduga Keracunan Bakso Tusuk, 3 Masih Dirawat
-
12 Anak Diduga Keracunan Bakso Tusuk di Pasaman Barat, Ada Balita 2 Tahun
-
Lonjakan Ekspor CPO Sumbar di Tengah Konflik Timur Tengah: India dan Pakistan Jadi Pasar Utama