SuaraSumbar.id - Kebakaran bangunan permanen yang dijadikan gudang alat kesehatan atau gudang kimia di Jalan Medan RT 005/RW 016 Wisma Indah IV Siteba Kelurahan Surau Gadang Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mengalami kerugian 1,5 miliar.
Jumlah kerugian itu diperoleh setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan pasca kebakaran, Sabtu (9/10/2021) sekitar pukul 21.45 WIB.
"Pemilik rumah bernama Yoserizal. Untuk korban nihil. Namun kerugian mencapai 1,5 miliar," kata Kapolsek Nanggalo, AKP Suyanto, Minggu (10/10/2021).
Suyanto juga mengungkap kronologis kebakaran. Berawal ketika saksi Paldedi mendengar suara ledakan di lokasi kebakaran dan melihat api sudah membesar dan membakar rumah korban.
"Saksi melaporkan kejadian kepihak Damkar. Beberapa menit kemudian perugas sampai di lokasi serta melakukan pemadaman dan dibantu oleh masyarakat setempat," katanya.
Ditambahkanya, sekitar pukul 00.30 WIB, Damkar berhasil dipadamkan. Selanjutnya TKP diambil alih oleh pihak kepolisian untuk melakukan menyelidikan dan memasang garis polisi.
"Untuk penyebab kebakaran kita belum mengetahui secara pasti. Saat ini penyelidikan masih berlanjut," tuturnya.
Sebelumnya, dalam peristiwan kebakaran tersebut warga mendengar suara ledakan sebanyak tiga kali. Diduga berasal dari Bahan kimia dalam gudang.
Kepala Bidang Operasional dan Sarana Prasarana Dinas Damkar Kota Padang, Basril mengatakan, kondisi serta medan yang edemikian maka pihak Damkar padang melakukan pemadaman sistem teepol yakni, air dicampur sabun (foam) khusus.
Baca Juga: Diduga Akibat Konsleting Listrik, 3 Kios Pasar Giribelah Wonogiri Terbakar
"Jika menggunakan air biasa maka tidak akan padam karena api masih menyala di atas air, sehingga digunakan teepol," katanya sebagaimana dilansir Antara.
Sedikitnya, Damkar Padang menurunkan 10 armada pemadam kebakaran serta 75 personil ke lokasi dibantu oleh instansi terkait serta warga setempat.
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
-
Satu Kontainer Bermuatan Minyak Mentah Terbakar, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Lakukan Penyelidikan
-
Kebakaran Kontainer Berbahaya, NPCT1 Minta Maaf
-
Api Hanguskan Deretan Kontainer ISO Tank di Terminal NPCT 1 Priok, 14 Unit Damkar Diterjunkan
-
Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan
-
Media Singapura Sorot Tukang Becak hingga UMKM Sengsara karena Kebakaran Hutan Sumatra
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
Sharia Wealth Forum 2026, BRI Ungkap Peluang Diversifikasi lewat Investasi Syariah
-
4 Polisi di Solok Selatan Dipecat
-
Banjir Bandang di Solok, 4 Warga Terluka, 9 Keluarga Mengungsi
-
Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV Blok M Hub
-
Sidang Yogi Gilang Arya: Internet Jadi Kasus Hukum Justru Dipakai Polres Mentawai