Bahan atap dari daun rumbia, sedangkan konstruksi dari kayu ulin, meranti, besi, dan beberapa jenis kayu hutan lainnya. Untuk perekat tidak menggunakan paku melainkan pasak yang membuat rumah tetap lentur dan tahan gempa.
Ruangan di dalamnya dibagi menjadi beberapa ruang. Ruang publik, dijadikan sebagai ruang tamu tanpa sekat. Selanjutnya ruang semi publik yang berada di ujung rumah sebagai ruang khusus di depan kamar. Bagian ini hanya ditemukan dibeberapa jenis rumah gadang. Ruang privat yang berfungsi sebagai kamar tidur, dan terakhir pelayanan atau dapur. Untuk ruang di bawah digunakan untuk ternak hewan peliharaan.
Rumah gadang ini mempunyai makna yang menggabarkan masyarakat minang kabau. Dalam sehari-hari rumah ini mempunyai fungsi sebagai berikut.
1. Fungsi Adat Jamur
Baca Juga: Paksa Masyarakat Disuntik Vaksin Covid-19, Wali Kota Padang Lapor Gubernur Sumbar
Rumah gadang ini merupakan rumah utama dalam 1 kelompok suku. Sebagai rumah utama hanya digunakan saat upacara adat atau yang bersangkutan dengan suku tersebut. Secara tidak langsung rumah gadang berfungsi temporary hanya digunakan saat tertentu seperti acara turun mandi, khitan, perkawinan, batak gala ( pengangkatan datuk), dan kematian.
2. Fungsi Keseharian
Seperti rumah pada umumnya rumah ini berfungsi sebagai tempat kegiatan sehari-hari antar penghuninya (keluarga besar). Keluarga besar yang dimaksud terdiri dari ayah, ibu, dan anak perempuannya baik yang sudah atau belum menikah.
Sedang anak laki-laki tidak memiliki tempat dalam rumah. Sebagaimana mestinya mereka lazim melakukan aktifitas sehari-hari disamping acara adat lainnya.
Seperti itu detail rumah gadang asal Sumatera Barat ini. Kalian bisa liat secara langsung rumah gadang ini di kompleks nagari 1000 rumah gadang di Solok Selatan.
Baca Juga: Desakan Eksekusi Bupati Pessel ke Kejati Sumbar Disebut "Ditunggangi" Dalang
Berita Terkait
-
PT KAI Datangkan 12 Unit Kereta Baru untuk Perkuat KA Pariaman Ekspres
-
Kulineran di Pariaman? Ini 4 Kuliner Andalan yang Harus Dicicipi!
-
Intip Produksi Lemang Tapai di Jakarta untuk Santapan Buka Puasa
-
Melihat Proses Evakuasi Harimau Sumatera Pemakan Ternak di Agam
-
Jadwal Buka Puasa Kota Padang Hari Ini, 8 Maret 2025
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Gempa 4,7 Magnitudo Guncang Kabupaten Agam, BMKG Ungkap Pemicunya
-
BRI UMKM EXPO(RT) 2025: Minyak Telon Aromatik Habbie Sukses, Meraih Rekor MURI
-
Tragis! Penumpang Bus ALS Meninggal di Dharmasraya, Saksi Ungkap Detik-Detik Terakhir!
-
Daftar 5 Ruas Tol Trans Sumatera Gratis Arus Balik Lebaran 2025, Tol Padang-Pekanbaru Paling Sibuk!
-
Kronologi Nenek dan 2 Cucu Hilang di Pantai Tiku Agam hingga Ditemukan Seperti Ini