SuaraSumbar.id - Sejumlah lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berdiri di atas fasilitas umum (fasum) di kawasan Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) dibongkar paksa petugas Satpo PP Padang, Jumat (1/11/2021).
Kabid P3D Bambang Suprianto mengatakan, sebelumnya para PKL tersebut sudah diberi peringatan untuk tidak berjalan di tempat fasilitas umum.
"Sudah tiga kali kita peringatkan, namun tidak dihiraukan. Hari kita bongkar paksa sebagai penindakan," katanya.
Dalam giat tersebut, kata dia, pihaknya juga menyita meja serta gerobak PKL dan dibawa ke Mako Satpol PP Padang yang beralamat di Jalan Tan Malaka, Padang.
"Pembongkaran lapak tersebut bertujuan untuk memberikan efek jera bagi pedagang lainnya," tuturnya.
Terpisah, Kasat Pol PP kota Padang, Alfiadi menegaskan bahwa dalam rangka menjaga ketertiban, perlu upaya untuk selalu aktif secara persuasif serta mengedukasi masyarakat agar selalu menjaga ketertiban dan ketentraman.
"Kita lakukan mediasi dengan si pemilik namun jika tidak patuh, tentu perlu upaya tegas," katanya.
Alfiadi menghimbau kepada masyarakat agar melakukan aktifitas dengan tetap menjaga ketertiban dan keindahan, ini dilakukan demi kenyamanan kita warga Kota.
Kontributor : B Rahmat
Baca Juga: Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 Sumbar Capai 96,60 Persen
Berita Terkait
-
Mengenang 12 Tahun Gempa 30 September 2009 di Sumbar, Bencana Besar Merenggut 1.100 Nyawa
-
Innalillahi! 7 Warga Padang Pariaman Tewas Tertimbun Longsor, 1 Luka Parah
-
Kisah Warga Sumbar Dipaksa Jadi Simpatisan PKI Demi Bertahan Hidup dan Akhirnya Dihabisi
-
Suami-Istri Nikah Siri Tertangkap Razia di Bukittinggi, Ternyata Masih di Bawah Umur
-
Satu Keluarga Tertimbun Longsor di Padang Pariaman, 3 Tewas, 1 Patah Tulang dan 4 Dicari
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Fundamental Bisnis Solid, BRI Lanjutkan Buyback Saham hingga Januari 2027
-
Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja
-
Penyelundupan 2 Ton Solar Subsidi ke Jambi Digagalkan, Disamarkan dalam Karung Pupuk dan Fiber Ikan
-
298 Pelanggaran Tertangkap Kamera ETLE Polda Sumbar, 200 Surat Konfirmasi Dikirim
-
Terungkap Dugaan Praktik Mucikari di Padang, Satu Pria Dibawa ke Polda