SuaraSumbar.id - Imam Masjid New York, Shamsi Ali, ikut memprotes pernyataan pengamat intelijen perempuan Indonesia, Susaningtyas Kertopati yang menyebut salah satu ciri radikal dan teroris adalah menggunakan Bahasa Arab.
Menurut Shamsi, pernyataan tersebut sangat memalukan dan kelasnya anak jalanan. Dia mengaku heran kenapa Bahasa Arab sebagai salah satu parameter radikal dan teroris.
“Saya malu dengan cara pandang seorang yang disebut “pengamat. Tapi cara melihat masalah tak lebih dari anak jalanan. Sempit, pendek, tidak bermutu bahkan memalukan,” kicau Shamsi Ali, dikutip dari Hops.id - jaringan Suara.com, Kamis (9/9/2021).
Shamsi pun bertanya-tanya benarkah indikator radikalisme ukurannya itu adalah foto dan hapalan nama-nama tersebut di atas.
Setelah pernyataan ini menjadi ramai dan diprotes, Susaningtyas mengklarifikasi maksud pernyataannya dalam webinar beberapa waktu lalu. Dia merasa penyatannya disalahartikan dan media mengutipnya tidak lengkap dengan konteksnya.
Susaningtyas sebagai muslim tentunya menjunjung tinggi keyakinan dalam Islam, dia juga ngaku sangat respek dengan bahasa tersebut.
Dia menegaskan, ada perbedaan konteks bahasa Arab sebagai alat komunikasi resmi di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan penggunaannya sebagai bahasa sehari-hari dalam pergaulan suatu bangsa yang sudah memiliki bahasa nasional, seperti halnya bahasa kita bahasa Indonesia.
“Dalam hal ini mohon maaf bila ada yang tidak sependapat dengan saya,” kata Nuning dalam klarifikasinya dikutip dari Republika.
Pengamata ini juga membantah menuduh Islam sebagai embrio terorisme. Susaningtyas mengatakan temuan memang menunjukkan embrio terorisme itu tumbuhnya diawali dari dunia pendidikan kok, namun dia tidak mengatakan terorisme itu muncul dari lembaga pendidikan muslim.
Baca Juga: Tak Hafal Nama Parpol Dianggap Radikal, MUI: Kacau Logikanya, Penyesat!
Sebab masih ada kok lembaga pendidikan Islam yang menjalankan aturan perundangan yang berlaku di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
Terkini
-
Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV Blok M Hub
-
Sidang Yogi Gilang Arya: Internet Jadi Kasus Hukum Justru Dipakai Polres Mentawai
-
BRI Dorong Akses Hunian, Perkuat Sinergi Ekosistem Perumahan di Jakarta
-
Jangan Lewatkan Promo BRI Kartu Kredit untuk Jus Buah Boost, Diskon 25% dengan Tap to Pay
-
BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026