Scroll untuk membaca artikel
Riki Chandra
Jum'at, 23 Juli 2021 | 07:10 WIB
Ustaz Yusuf Mansur di Pondok Pesantren Daarul Quran, Cipondoh, Tangerang, Kamis (14/1/2021) sore. [Suara.com/Hairul Alwan]

SuaraSumbar.id - Ustaz Ustaz Yusuf Mansur menjalani perawatan di rumah sakit lantaran hemoglobinnya rendah.

Pendakwah yang juga pengusaha itu menyebut bahwa dirinya bakal transfusi darah. Dia pun bersyukur dapat transfusi darah dari hafiz atau penghafal Alquran.

Dalam postingannya, ustaz Yusuf Mansur mengatakan bahwa ada 10 penghafal Alquran yang diseleksi siap menyatukan darah ke tubuh Yusuf Mansur. Dan akhirnya yang terpilih ada darah Syekih Baleid, hafiz dari Maroko.

Netizen pun mengomentari postingan Ustaz Yusuf Mansur, bahkan menyebut sombong gara-gara pilih-pilih pendonor darah.

Baca Juga: Ustaz Yusuf Mansur Sakit Butuh Darah, Pilih Pendonor Saleh dan Hafal Alquran

Ada netizen yang menarasikan soal transfusi darah yang pilih-pilih yang seiman, lalu menyinggung bagaimana jika pendonor tak seagama.

Ada pula netizen yang menertawakan cara berpikir Ustaz Yusuf Mansur. Si akun menjelaskan darah dari seseorang itu sama saja.

Menurut si netizen, darah dari seorang tak akan otomatis memindahkan keunggulan yang dimiliki pendonor.

Donor darah vs donor otak. Dalam transfusi darah, obyek yg didonorkan adalah butir-butir darah. Ini tidak akan memindahkan kesadaran transenden maupun kemampuan kognitif dari pendonor kepada resipien, kecuali obyek yg didonorkan adalah organ otak, namanya transplantasi,” tulis akun @SeruniPuspaAlam dikutip Hops.id--jaringan Suara.com pada Kamis (22/7/2021).

“Saya baru mulai jadi pendonor, baru 2x donor darah. Gara2 berita ini saya jadi khawatir darah yang saya donorkan dipakai untuk menyelamatkan polisi tukang gebukin warga, atau orang goblok macam gini! mending gausah dah,” balas akun @punotdead.

Baca Juga: Ustaz Yusuf Mansur Dilarikan ke RSPAD Gatot Subroto, Kondisinya Parah Banget

Malahan ada warganet yang mencibir Ustaz Yusuf Mansur sebagai orang bodoh. Donor darah saja maunya pilih-pilih orang.

Load More