SuaraSumbar.id - Satu unit truk terbalik hingga menghantam pagar Sekolah Dasar (SD) di Lansano, Nagari Lansano Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (13/7/2021) sekitar pukul 06.00 WIB.
Truk Colt merek Fuso AA 1950 FE itu hilang kendali yang diduga dipicu akibat sopir mengantuk. Beruntung, sopir selamat dari peristiwa nahas tersebut.
Informasinya, truk itu datang dari arah kota Padang menuju Bengkulu.
“Kecelakaan tunggal. Pagi tadi mendengar suara tabrakan. Saat dilihat, ternyata truk ini sudah terguling ke pagar sekolah,” kata warga setempat, Ikbal (26), dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com.
Akibat dihantam truk, pagar SD 15 Lansano rusak sekitar 10 meter.
“Kondisi sopir tidak apa-apa, cuman pagar sekolah rusak akibat truk terguling ke pagar,” ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Fundamental Bisnis Solid, BRI Lanjutkan Buyback Saham hingga Januari 2027
-
Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja
-
Penyelundupan 2 Ton Solar Subsidi ke Jambi Digagalkan, Disamarkan dalam Karung Pupuk dan Fiber Ikan
-
298 Pelanggaran Tertangkap Kamera ETLE Polda Sumbar, 200 Surat Konfirmasi Dikirim
-
Terungkap Dugaan Praktik Mucikari di Padang, Satu Pria Dibawa ke Polda